Sabtu, 17 November 2018

Kata Ahmad Dhani Soal Ujaran Politikus Genderuwo Jokowi

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi terdakwa musikus Ahmad Dhani saat menjalani persidangan lanjutan dugaan ujaran kebencian di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin, 29 Oktober 2018. TEMPO/Nurdiansah

    Ekspresi terdakwa musikus Ahmad Dhani saat menjalani persidangan lanjutan dugaan ujaran kebencian di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin, 29 Oktober 2018. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Musikus Ahmad Dhani telah mendengar ujaran Presiden Joko Widodo  atau Jokowi tentang politikus genderuwo. Namun, kali ini, ia mengaku tak mau menanggapi hal tersebut. Musikus Ahmad Dhani telah mendengar ujaran Presiden Joko Widodo  atau Jokowi tentang politikus genderuwo. Namun, kali ini, ia mengaku tak mau menanggapi hal tersebut. 

    Baca juga: Ahmad Dhani Minta Tuntutan Tak Lebih Berat Daripada Ahok

    "No comment. Pokoknya kalau saya no comment," kata Dhani kepada Tempo saat ditemui di GOR Kota Tangerang, Tangerang, Banten, pada Jumat, 9 November 2018. Dhani sempat tersenyum ketika ditanyai perihal ujaran Jokowi itu. Meski demikian, ia memilih berlalu tanpa komentar tambahan.

    Dhani sebelumnya kerap melontarkan kritik-kritiknya terhadap Jokowi. Dalam deklarasi Gerakan Nasional Pendukung Prabowo-Sandiaga se-Banten, Dhani mengatakan ia memiliki keahlian berorasi untuk mengajak masyarakat tak memilih Jokowi. 

    "Kenapa kita tidak memilih Pak Jokowi, tidak boleh sontoloyo?" ujar AhmadDhani kepada peserta deklarasi. Dhani mengatakan alasannya ialah lantaran mereka menginkan perubahan di segala bidang. Seperti dalam lagu 2019 Ganti Presiden, Dhani mengaku ingin pemimpin yang tak memenjarakan kawan-kawannya. Kawan yang dimaksud itu ialah para ulama. 

    Baca juga: Kepada Ahmad Dhani, Pengacara Ahok: Jangan banding-bandingkan

    Istilah politikus genderuwo ini menjadi buah bibir. Istilah itu ramai pasca-diujarkan Jokowi. Jokowi ingin menyindir pelaku politik yang menebar propaganda menakutkan. "Setelah takut, yang kedua membuat sebuah ketidakpastian. Itu sering saya sampaikan itu namanya politik genderuwo" ujar Jokowi tadi pagi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.