Selasa, 13 November 2018

Ketum Golkar Akan Panggil Bupati Indramayu yang Mengundurkan Diri

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anna Sophanah dan suaminya, Irianto MS Syafiuddin. TEMPO/Ivansyah

    Anna Sophanah dan suaminya, Irianto MS Syafiuddin. TEMPO/Ivansyah

    Jakarta - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto akan segera memanggil kadernya, Anna Sophana, yang mundur dari posisinya sebagai Bupati Indramayu. Airlangga mengatakan, sepengatahuannya, Anna memilih mundur karena ingin fokus mengurus keluarga.

    Baca juga: Bupati Indramayu Mengundurkan Diri

    "Kemarin disampaikan ada masalah, ingin berkonsentrasi pada keluarga," ujar Airlangga saat ditemui di Discovery Hotel, Ancol, Jakarta, Rabu malam, 7 November 2018.

    Airlangga akan memanggil Anna untuk meminta penjelasan lebih lanjut dan membicarakan soal kader yang akan menggantikan posisi Anna. "Ya nanti kita akan tanya, wakil (bupati) nya juga dari Golkar. Tentunya tidak mengubah posisi kita di situ," ujar Airlangga.

    Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil atau Emil menyatakan telah menerima surat pengunduran diri Bupati Indramayu Anna Sophana. "Sudah terima, namanya orang mengundurkan diri, artinya sudah merasa tidak memungkinan berada di posisi itu. Saya kira nanti di-follow up," kata Emil seperti dikutip dari Antara, Selasa, 6 November 2018.

    Emil menuturkan alasan Anna Sophana mundur sebagai Bupati Indramayu karena yang bersangkutan ingin fokus mengurus keluarganya.

    "Alasannya lebih banyak alasan keluarga. Jadi, bukan urusan kedinasan, ingin lebih mengurusi keluarga di sisa waktunya yang mungkin selama ini agak terkendala karena kedinasan luar biasa," ujar dia.

    Menindaklanjuti hal ini, Kementerian Dalam Negeri telah mengirim tim khusus ke Jawa Barat untuk menyelidiki alasan pengunduran diri Bupati Indramayu Anna Sophana. Kendati, surat pengunduran Anna tersebut belum diterima secara resmi oleh Kemendagri, Mendagri telah mendengar keputusan pengunduran diri istri mantan bupati Indramayu Irianto MS Syafiuddin atau Yance tersebut melalui Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lion Air JT - 610, Kecelakaan Pesawat Nomor 100 di Indonesia

    Jatuhnya Lion Air nomor registrasi PK - LQP rute penerbangan JT - 610 merupakan kecelakaan pesawat ke-100 di Indonesia. Bagaimana dengan di dunia?