Selasa, 13 November 2018

Ribuan Orang Protes Candaan Prabowo Soal Tampang Boyolali

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Forum Boyolali Bermartabat melakukan aksi damai Save Tampang Boyolali di Boyolali, Jawa Tengah, 4 November 2018. Aksi ini sebagai bentuk kekecewaan atas pidato Calon Presiden nomer urut 02 Prabowo Subianto yang dinilai meresahkan warga Boyolali. ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho

    Forum Boyolali Bermartabat melakukan aksi damai Save Tampang Boyolali di Boyolali, Jawa Tengah, 4 November 2018. Aksi ini sebagai bentuk kekecewaan atas pidato Calon Presiden nomer urut 02 Prabowo Subianto yang dinilai meresahkan warga Boyolali. ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho

    TEMPO.CO, Jakarta - Ribuan orang yang tergabung dalam Forum Boyolali Bermartabat melakukan aksi turun ke jalan-jalan Boyolali, memprotes keras pidato calon presiden Prabowo Subianto soal tampang Boyolali, pada Ahad 4 November 2018.

    Baca juga: Dahnil Anzar: Pendukung Jokowi Politisasi Tampang Boyolali

    Warga Boyolali itu melakukan protes di beberapa titik seperti di Bundaran Simpang Lima, Patung Kuda Boyolali, Tugu Susu Murni, dan Gedung Mahesa Dome Boyolali. Pada kesempatan itu mereka membawa spanduk bertuliskan protes atas pidato Prabowo yang menyebut tampang Boyolali.

    Menurut Bupati Boyolali Seno Samodro ribuan orang yang menggelar kegiatan Forum Boyolali Bermartabat itu protes atas pernyataan Prabowo soal tampang masyarakat Boyolali yang tidak pantas masuk hotel mewah.

    "Kami mendengar banyak aspirasi masyarakat yang menanggapi sebagai reaksi pidato Prabowo Subianto yang dinilai telah mengejek warga Boyolali. Warga sangat kecewa dengan pernyataan calon Presiden Nonor urut 2 itu," kata Bupati.

    Bupati Boyolali mempersilakan warganya berekspresi, tetapi jangan sampai menggunakan kesempatan ini, dengan cara anarkis.

    Politikus PDIP itu mengingatkan warga Boyolali jangan menjelek-jelekkan orang lain, karena telah berjanji bermartabat.

    Menurut Ketua DPRD Boyolali S Paryanto kegiatan warga Boyolali melakukan aksi protes atas pidato Prabowo Subianto yang secara tidak langsung dinilai melecehkan masyarakat Boyolali murni secara spontan.

    Kegiatan tersebut, kata Paryanto, murni dari gerakan masyarakat, sehingga pihaknya hanya ikut mendorong untuk bersama-sama dan tidak ada muatan apa pun dari seluruh elemen masyarakat yang tersebar pada 19 kecamatan di Boyolali.

    "Prabowo harus meminta maaf kepada warga Boyolali, karena masyarakat banyak yang berhasil di Jakarta dan luar negeri. Hal ini murni dari masyarakat dan kami ikut solidaritas masyarakat," katanya.

    Sebelumnya beredar potongan video Prabowo Subianto yang sedang berbicara di depan warga Boyolali. Pada kesempatan itu Prabowo berpidato soal kemiskinan.

    Baca juga: PSI Tampik Sengaja Goreng Candaan Prabowo Soal Tampang Boyolali

    Prabowo lalu mengabsen tiga nama hotel bintang lima di Ibu Kota. Setelah itu, ia mengatakan bahwa ejaannya sulit hingga masyarakat saja tak mampu mengucapkannya. Prabowo lantas berseloroh bila audiensnya saat itu masuk hotel mewah, mereka akan diusir.

    "Karena tampang kalian tidak tampang orang kaya. Tampang kalian ya tampang Boyolali. Betul?" ujar Prabowo. Peserta kampanye terdengar tertawa. Lontaran kalimat ini menjadi kontroversi lantaran candaan Prabowo ditangkap sebagai kalimat yang tidak sopan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lion Air JT - 610, Kecelakaan Pesawat Nomor 100 di Indonesia

    Jatuhnya Lion Air nomor registrasi PK - LQP rute penerbangan JT - 610 merupakan kecelakaan pesawat ke-100 di Indonesia. Bagaimana dengan di dunia?