Polda Metro Jaya Periksa Pegawai KPK Bagian Barang Bukti

Juru Bicara KPK Febri Diansyah, memberikan keterangan saat konferensi pers terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Labuhanbatu Pangonal Harahap di Gedung KPK, Jakarta, 18 Juli 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya tidak hanya memeriksa penyidik lembaga antikorupsi itu dalam penyelidikan dugaan hilangnya barang bukti dalam kasus korupsi. "Selain penyidik, Polda juga meminta keterangan kepada pegawai Pengelolaan Barang Bukti dan Eksekusi (Labuksi) KPK ," ujar Febri saat ditemui di kantornya, Kamis 25 Oktober 2018.

Baca: Indonesialeaks Dapati Dugaan Perusakan Bukti, ICW Bikin Petisi

Febri mengatakan, pemeriksaan itu dilakukan pada 12 Oktober, sehari setelah pemanggilan terhadap penyidik KPK. Dia enggan menyebutkan lebih lanjut terkait identitas penyidik dan pegawai tersebut.

Febri tidak bersedia menjelaskan pemeriksaan polisi kepada pegawai KPK. Ia hanya mengatakan pemeriksaan tersebut terkait dugaan tindak pidana dengan sengaja mencegah, merintangi atau menggagalkan secara langsung atau tidak langsung penyidikan, penuntutan atau pemeriksaan di sidang pengadilan terhadap tersangka dan terdakwa ataupun para saksi dalam perkara korupsi.

Febri tidak menyebutkan detail peristiwa perintangan yang dimaksud. Ia hanya menuturkan kasus itu terjadi pada 7 April 2017 di Jalan Kuningan Persada No. 4. RT 01, RW 06, Setiabudi, Jakarta Selatan. Alamat ini merujuk ke Gedung KPK.

Di bulan April itu, ada dua kejadian besar di KPK. Pertama, pada 4 April, tas seorang penyidik KPK dirampas oleh pria tak dikenal. Ketika itu, penyidik KPK tersebut baru selesai menumpang taksi dari Bandar Udara Soekarno-Hatta di Tangerang ke tempat tinggalnya di Setiabudi, Jakarta Selatan.

Di dekat rumahnya, penyidik berusia 37 tahun itu hendak mengambil tas ranselnya dari bagasi taksi. Pada saat itulah tiba-tiba seorang pria tak dikenal merampas tas tersebut. Pelaku berlari dan kabur bersama lima rekannya menggunakan sepeda motor. Seorang penegak hukum mengatakan di laptop itu tersimpan bukti penting kasus Basuki Hariman—penyuap hakim Mahkamah Konstitusi, Patrialis Akbar.

Simak juga: AJI: Laporan Indonesialeaks Berbasis Data dan Fakta

Tiga hari kemudian, dua polisi yang menjadi penyidik KPK diduga merusak buku bank bersampul merah. Buku ini merah alias catatan keuangan ini adalah milik anak buah Basuki Hariman. Di dalam catatan itu disinyalir berisi nama-nama pejabat termasuk dari kepolisian yang diduga menerima uang dari Basuki Hariman. Mabes Polri membantah terlibat dalam insiden perusakan barang bukti di KPK ini.






Polisi Jadwal Ulang Pemanggilan Rizky Billar, Adek: Terganggu Psikis Media Sosial

2 jam lalu

Polisi Jadwal Ulang Pemanggilan Rizky Billar, Adek: Terganggu Psikis Media Sosial

Rizky Billar meminta penundaan pemanggilan dirinya untuk kasus kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT terhadap Lesti Kejora pada 13 Oktober 2022.


Rizky Billar Mangkir Pemanggilan, Kuasa Hukum: Terganggu Psikis, Tunggu Ustad

4 jam lalu

Rizky Billar Mangkir Pemanggilan, Kuasa Hukum: Terganggu Psikis, Tunggu Ustad

Rizky Billar tidak hadir memenuhi panggilan penyidik Unit PPA Polres Metro Jakarta Selatan siang ini.


KPK Ancam Jemput Paksa Istri dan Anak Lukas Enembe

5 jam lalu

KPK Ancam Jemput Paksa Istri dan Anak Lukas Enembe

KPK meminta istri dan anak Gubernur Papua Lukas Enembe untuk kooperatif.


Istri dan Anak Lukas Enembe Mangkir dari Panggilan KPK

8 jam lalu

Istri dan Anak Lukas Enembe Mangkir dari Panggilan KPK

Istri dan anak Lukas Enembe absen dari pemeriksaan KPK tanpa alasan yang jelas.


KPK Ajukan Kasasi Atas Vonis Dodi Reza Alex Noerdin

20 jam lalu

KPK Ajukan Kasasi Atas Vonis Dodi Reza Alex Noerdin

Dodi Reza Alex divonis 6 tahun penjara. Pengadilan Tinggi Sumatera Selatan kemudian mengurangi hukuman itu menjadi 4 tahun saja.


KPK Cegah Eks Anggota DPR Chandra Tirta Wijaya ke Luar Negeri

1 hari lalu

KPK Cegah Eks Anggota DPR Chandra Tirta Wijaya ke Luar Negeri

KPK menduga ada anggota DPR periode 2009-2014 dan pihak lainnya yang menerima suap Rp 100 miliar.


KPK Panggil Istri dan Anak Gubernur Papua Lukas Enembe

1 hari lalu

KPK Panggil Istri dan Anak Gubernur Papua Lukas Enembe

KPK telah menetapkan Lukas Enembe sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi.


KPK Cegah 2 Orang di Kasus Korupsi Garuda Indonesia

1 hari lalu

KPK Cegah 2 Orang di Kasus Korupsi Garuda Indonesia

KPK mencegah 2 orang dalam kasus korupsi Garuda Indonesia. Kasus yang pernah menyeret Emirsyah Satar ke balik jeruji.


KPK Panggil Istri dan Anak Lukas Enembe

1 hari lalu

KPK Panggil Istri dan Anak Lukas Enembe

Istri dan anak Lukas Enembe dipanggil sebagai saksi dalam kasus dugaan gratifikasi kepada Gubernur Papua itu.


Fadli Zon Bela Mamat Alkatiri yang Dipolisikan Anggota DPR Hillary Brigitta Lasut

1 hari lalu

Fadli Zon Bela Mamat Alkatiri yang Dipolisikan Anggota DPR Hillary Brigitta Lasut

Fadli Zon membela komika Mohammed Yusran Farid Alkatiri alias Mamat Alkatiri yang dilaporkan ke polisi oleh anggota DPR Hillary Brigitta Lasut