Jokowi Resmikan Bandara APT Pranoto, Gubernur Kaltim: Bawa Berkah

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bandara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto. aptpranotoairport.com

    Bandara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto. aptpranotoairport.com

    TEMPO.CO, Samarinda - Presiden Joko Widodo atau Jokowi meresmikan Bandar Udara Internasional Aji Pangeran Tumenggung Pranoto Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, pada Kamis, 25 Oktober 2018.

    Baca: Jokowi Curhat: Kalau Bagus Diem, Kalau Salah Demonya Tiga Bulan

    "Kami tidak bisa menggambarkan, Bapak Presiden, kebahagiaan kami hari ini, seluruh rakyat dan masyarakat Kalimantan Timur, Bapak datang dan membawa berkah, memberikan kemudahan bagi kita semua," kata Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor dalam sambutannya.

    Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga meresmikan Bandara Maratua yang berada di Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur. Menurut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, keberadaan Bandara Maratua memudahkan para turis mancanegara untuk berkunjung ke Berau. Sebab, kata dia, ada banyak tempat wisata.

    Usai meresmikan bandara, dua agenda telah menanti kehadiran Jokowi dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo di Kota Samarinda. Salah satunya menghadiri sekaligus meresmikan Pembukaan Muktamar Ikatan Dokter Indonesia ke-30 dan Muktamar Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) ke-21.

    Sebelum kembali ke Jakarta, Jokowi dan Iriana akan terlebih dahulu menyerahkan sertifikat hak atas tanah untuk rakyat yang dipusatkan di salah satu stadion yang berada di Kota Samarinda.

    Sore harinya, Jokowi beserta rombongan direncanakan akan langsung kembali ke Jakarta dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 melalui Bandar Udara Internasional Aji Pangeran Tumenggung Pranoto, Kota Samarinda.

    Simak juga: Kubu Prabowo Soal Politikus Sontoloyo: Jokowi Cari Sensasi Publik

    Turut mendampingi Presiden Jokowi dan Ibu Iriana dalam penerbangan menuju Kota Samarinda adalah Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala BPN Sofyan Djalil, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Staf Khusus Presiden Adita Irawati, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Suhartono.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.