Selasa, 23 Oktober 2018

Buka Porda, Gubernur Emil Minta Atlet Sportif dan Jujur

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil membuka Pekan Olahraga Daerah (Porda) ke XIII dan Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) V di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu malam, 6 Oktober 2018.(dok Pemprov Jabar)

    Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil membuka Pekan Olahraga Daerah (Porda) ke XIII dan Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) V di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu malam, 6 Oktober 2018.(dok Pemprov Jabar)

    INFO JABAR– Gubernur Jawa BaratRidwan Kamil, berharap selama bertanding para atlet peserta Pekan Olah Raga  Daerah (Porda) menjunjung tinggi sportifitas dan kejujuran.

    "Sehingga perhelatan ini bukan hanya sekadar event olahraga tahunan, tapi juga menjadi ajang untuk melahirkan insan-insan yang  bersemangat tinggi serta  menjunjung tinggi sportifitas dan kejujuran," kata Ridwan Kamil dalam sambutannya pada pembukaan Pekan Olahraga Daerah (Porda) ke XIII dan Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) V  di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu malam, 6 Oktober 2018.

    Porda kali ini diikuti 9.489 atlet dan 4.666 official dari 27 kabupaten/kota dan akan berlangsung pada 6-15 Oktober 2018. Mempertandingkan 879 nomor dari 60 cabang olah raga, event ini memperebutkan 879 medali emas, 879 medali perak, dan 1.305 medali perunggu.

    Melalui event Porda dan Peparda ini, Emil juga berharap Jawa Barat bisa mempertahankan juara umum PON di PON 2020 di Papua."Kita doakan agar di 2020 di Papua menjadi juara PON," ucap Emil.

    Bupati Bogor Nurhayanti mengatakan, Porda XIII merupakan Porda terbesar. ”Berdasarkan catatan historis dari Koni Jawa Barat, Insya Allah penyelenggaraan Porda ketiga belas ini sebagai Porda terbesar dan terbanyak di Jawa Barat bahkan mungkin di Indonesia," katanya.

    Ia pun mencanangkan panca sukses Porda, yaitu sukes penyelenggaraan, sukses prestasi, sukses administrasi, sukses ekonomi kerakyatan, dan sukses budaya. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Saham Lippo yang Jebol dan yang Melambung Dihantam Kasus Meikarta

    Jebloknya saham perusahaan-perusahaan Grup Lippo telah dimulai Selasa 16 Oktober 2018, sehari setelah KPK menangkap dan menetapkan Bupati Bekasi.