Gaji Oktober DPR Diusulkan untuk Korban Gempa Lombok dan Palu

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga mencari anggota keluarganya di antara jenazah yang belum teridentifikasi di RS Bhayangkara, Palu, Sulawesi Tengah, Ahad, 30 September 2018. Hari kedua penanganan korban bencana gempa dan tsunami Palu, Sulawesi Tengah masih kekurangan tenaga bantuan medis, obat-obatan dan logistik. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Warga mencari anggota keluarganya di antara jenazah yang belum teridentifikasi di RS Bhayangkara, Palu, Sulawesi Tengah, Ahad, 30 September 2018. Hari kedua penanganan korban bencana gempa dan tsunami Palu, Sulawesi Tengah masih kekurangan tenaga bantuan medis, obat-obatan dan logistik. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Fraksi Nasdem Dewan Perwakilan Rakyat Akbar Faizal mengusulkan agar gaji anggota dewan bulan ini dialokasikan untuk korban bencana gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat dan Palu, Sulawesi Tengah. Usulan ini disampaikan Akbar dalam rapat paripurna DPR yang berlangsung hari ini.

    "Saya ingin usulkan agar gaji kita di Oktober disumbangkan saja ke Palu dan NTB," kata Akbar di ruang sidang paripurna DPR, Jakarta, Selasa, 2 Oktober 2018.

    Baca: KPK Diminta Awasi Penyaluran Dana Bantuan Korban Gempa Palu

    Akbar pun menyerahkan kepada pimpinan DPR untuk mengatur proporsi atau ketentuan lebih lanjut dari saran yang dia sampaikan itu. Ia optimistis seluruh anggota dewan sepakat dengan usul tersebut.

    Ia mengaku tak ambil pusing seumpama nantinya usul itu disebut sebagai pencitraan. Menurut Akbar, kondisi berduka dan tanggap darurat bencana saat ini bukan waktu untuk mengambil keuntungan, termasuk pencitraan politik. "Ini bukan ruang untuk itu," kata dia.

    Sejumlah anggota dan pimpinan DPR pun menyampaikan hal senada. Anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Rieke Diah Pitaloka menyatakan setuju gaji anggota Dewan disumbangkan untuk para korban. "Kami setuju gaji bulan Oktober diberikan ke korban," kata Rieke di forum yang sama.

    Baca: Tak Kunjungi Korban Gempa, Prabowo: Nanti Malah Merepotkan

    Ketua DPR Bambang Soesatyo mengatakan dewan sudah memiliki rekening khusus untuk sumbangan bencana. Menurut dia, rekening itu dibuat sejak terjadi bencana meletusnya Gunung Sinabung di Sumatera Utara dan semua anggota DPR telah mengetahui nomor rekening itu.

    Adapun ihwal besarnya sumbangan, Bamsoet membebaskan kepada anggota. Dia mengatakan tak ada aturan apakah anggota dewan harus menyumbangkan seluruh gajinya, gaji plus tunjangan kinerja, atau sebagian gaji.

    Baca: BNPB Jelaskan Nasib 114 WNA Korban Gempa Palu dan Donggala

    "Ya terserah anggota, kan tidak bisa memaksa. Ini soal kerelaan saja," kata politikus Partai Golkar ini. "Sudah ada nomor rekeningnya, bisa melalui pemotongan gaji melalui rekening masing-masing."

    Merujuk usulan Akbar Faizal, sumbangan itu akan diperuntukkan korban gempa Lombok, NTB dan Palu, Sulawesi Tengah. Lombok diguncang gempa hampir sepanjang Agustus lalu. Saat ini, perbaikan tengah berlangsung di Lombok.

    Selagi penanganan di Lombok belum rampung, gempa dan tsunami melanda Palu, Donggala, dan sekitarnya. Per pukul 13.00 hari ini, Badan Nasional Penanggulangan Bencana melaporkan jumlah korban meninggal sebanyak 1.234 orang. Tim pencari dan penyelamat (SAR) juga tengah membuka akses darat ke Donggala dan Sigi yang sejauh ini masih terisolasi.

    Baca: Pemerintah Buka Pintu Bantuan Asing untuk Korban Gempa Palu


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.