Jokowi Perintahkan Polisi Tangkap Penyebar Hoax Soal Gempa Palu

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga melintas di area yang terkena gempa di Petabo, Palu Selatan, Sulawesi Tengah, Senin, 1 Oktober 2018. Daerah tersebut merupakan salah satu lokasi paing parah terdampak gempa di Palu, dan petugas kesulitan menjangkaunya akibat reruntuhan bangunan dan jalan yang rusak. ANTARA

    Warga melintas di area yang terkena gempa di Petabo, Palu Selatan, Sulawesi Tengah, Senin, 1 Oktober 2018. Daerah tersebut merupakan salah satu lokasi paing parah terdampak gempa di Palu, dan petugas kesulitan menjangkaunya akibat reruntuhan bangunan dan jalan yang rusak. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah mengimbau agar masyarakat tidak menyebarkan kabar bohong atau hoax terkait bencana gempa Palu yang mengakibatkan masyarakat gelisah. Presiden Joko Widodo atau Jokowi memerintahkan kepolisian menangkap pelaku penyebar hoax.

    Baca: Cerita Jokowi tentang Situasi Seusai Gempa dan Tsunami Palu

    "Presidan instruksikan Kapolri siapapun yang dapat bencana seperti ini dan memanfaatkan keprihatinan ini untuk kepentingan yang meresahkan masyarakat segera kami tangkap," kata Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto seusai rapat terbatas dengan Jokowi di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa, 2 Oktober 2018.

    Wiranto menjelaskan pemerintah terus menyampaikan informasi yang benar ke masyarakat. Pemerintah menunjuk humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk memberi penjelasan ke masyarakat terkait informasi bencana.

    Baca: Sri Mulyani: Kerugian Akibat Bencana Alam Rp 22 Triliun per Tahun

    Ia pun meminta masyarakat yang selamat dari gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah tetap tenang. Kepolisian dan TNI, kata dia, telah menambah personelnya di lokasi bencana untuk ikut membantu masyarakat.

    "Direncanakan lebih dari dua ribu personel untuk menentramkan dan bersama-sama dengan masyarakat membangun kembali daerah itu," kata Wiranto.

    Baca: Polisi Tangkap 45 Orang Terkait Penjarahan Setelah Tsunami Palu


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.