Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Masa Tanggap Darurat Gempa dan Tsunami Palu Ditetapkan 14 Hari

Reporter

image-gnews
Presiden Joko Widodo meninjau dampak gempa dan tsunami di Pantai Talise, Sulawesi Tengah, Ahad, 30 September 2018. Foto: Istimewa
Presiden Joko Widodo meninjau dampak gempa dan tsunami di Pantai Talise, Sulawesi Tengah, Ahad, 30 September 2018. Foto: Istimewa
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta-Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola menetapkan masa tanggap darurat gempa dan tsunami Palu dan sekitarnya selama 14 hari. Masa tanggap darurat mulai berlaku sejak 28 September sampai 11 Oktober 2018.

"Gubernur Sulteng telah menetapkan masa tanggap darurat selama 14 hari," kata Kepala Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho di Kantornya, Ahad, 30 September 2018.

Baca: Ada 170 Gempa Susulan Pasca Tsunami Palu

Menurut Sutopo penetapan masa tanggap darurat ini memberikan pemerintah pusat dan daerah kemudahan dalam mengerahkan personel, logistik, peralatan dan anggaran untuk menanggulangi bencana di Sulawesi Tengah.

Sutopo berujar gubernur telah menunjuk Komandan Korem 132/Tadulako Kolonel Infanteri Agus Subiyanto sebagai komandan tanggap darurat penanganan bencana gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah. Dia mengatakan posko induk penanganan bencana juga telah didirikan di Markas Korem 132/Tadulako, Palu.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Posko, kata dia, juga didirikan di tingkat kabupaten dan kota. Dia berharap pembangunan posko tersebut akan membuat koordinasi menjadi lebih baik. "Posko akan segera dioperasikan," katanya.

Simak: Setelah Tsunami Palu: Kehilangan 12 Keluarga sampai Penjarahan

Sebelumnya, gempa berkekuatan 7,4 SR mengguncang Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat, 28 September 2018. Gempa juga menyebabkan gelombang tsunami yang terjadi di Pantai Palu dengan ketinggian 0,5 sampai 1,5 meter, Pantai Donggala kurang dari 50 sentimeter, dan Pantai Mamuju dengan ketinggian 6 sentimeter.

Sutopo mengatakan gempa itu berdampak ke empat daerah yakni, Kota Palu, Kabupaten Donggala, Kabupaten Sigi dan Kabupaten Parigi Moutong. Gempa menyebabkan 832 orang tewas, 540 orang luka-luka dan 16.732 orang mengungsi.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Info Gempa Terkini BMKG: Magnitudo 5,7 di Papua Pegunungan

1 hari lalu

Ilustrasi gempa. geo.tv
Info Gempa Terkini BMKG: Magnitudo 5,7 di Papua Pegunungan

Gempa berkekuatan Magnitudo 5,7 terjadi di Papua Pegunungan pada Jumat pagi ini, 21 Juni 2024.


Sesar Cugenang Picu Gempa Beruntun Sembilan Kali di Cianjur pada 15-19 Juni

3 hari lalu

Seismograf gempa bumi. ANTARA/Shutterstock/pri
Sesar Cugenang Picu Gempa Beruntun Sembilan Kali di Cianjur pada 15-19 Juni

Getaran gempa terbaru 19 Juni 2024 dirasakan di wilayah Kecamatan Cianjur dengan Skala Intensitas II MMI.


BMKG: Gempa Bermagnitudo 2,5 Guncang Cianjur, Akibat Aktivitas Sesar Cugenang

3 hari lalu

Seismograf gempa bumi. ANTARA/Shutterstock/pri
BMKG: Gempa Bermagnitudo 2,5 Guncang Cianjur, Akibat Aktivitas Sesar Cugenang

BMKG mencatat dua gempa bermagnitudo kecil mengguncang Cianjur. Akibat aktivitas sesar Cugenang.


Gempa Sesar Cugenang Kembali Getarkan Cianjur, Ini Data BMKG

4 hari lalu

Ilustrasi gempa. geo.tv
Gempa Sesar Cugenang Kembali Getarkan Cianjur, Ini Data BMKG

Gempa tektonik bermagnitudo 3,4 mengguncang daerah Cianjur, Jawa Barat, Senin petang, 17 Juni 2024.


Gempa M5,9 yang Guncang Talaud Dinihari, BMKG Pastikan Tak Ada Tsunami

9 hari lalu

Pusat gempa M6,0 yang mengguncang Kepulauan Talaud di Sulawesi Utara--dekat perbatasan dengan Filipina--pada Kamis dinihari, 13 Juni 2024. BMKG memperbarui info kekuatan gempa itu menjadi M5,9. (BMKG)
Gempa M5,9 yang Guncang Talaud Dinihari, BMKG Pastikan Tak Ada Tsunami

Gempa berkekuatan Magnitudo 5,9--diperbarui dari info awal M6,0--telah mengguncang Kepulauan Talaud di Sulawesi Utara lepas tengah malam tadi.


Top 3 Tekno: Cara Ganti Font Nama di WhatsApp, PPDB Jakarta Mulai Pilih Sekolah

12 hari lalu

Ilustrasi WhatsApp. shutterstock.com
Top 3 Tekno: Cara Ganti Font Nama di WhatsApp, PPDB Jakarta Mulai Pilih Sekolah

Selain cara ganti font nama di WhatsApp dan PPDB Jakarta yang mulai tahap pilih sekolah hari ini, ada juga info gempa yang mengguncang Pulau Karatung.


Gempa M4,0 Menggetarkan Padang Panjang Pagi Ini, Sebelumnya Pangandaran

12 hari lalu

Pusat gempa Padang Panjang. Foto : BMKG
Gempa M4,0 Menggetarkan Padang Panjang Pagi Ini, Sebelumnya Pangandaran

Gempa terkini terjadi mengguncang Padang Panjang dan sekitarnya di Sumatera Barat pada Senin pagi ini, 10 Juni 2024.


BMKG: Gempa 5,1 Magnitudo Guncang Pulau Karatung, Sulawesi Utara

13 hari lalu

Ilustrasi gempa bumi
BMKG: Gempa 5,1 Magnitudo Guncang Pulau Karatung, Sulawesi Utara

BMKG melaporkan terjadinya gempa 5,1 Magnitudo di Pulau Karatung, Sulawesi Utara. Getarannya terasa hingga Kota Manado.


BMKG: Gempa M4,2 Guncang Wilayah Priangan Timur Ahad Dini Hari

13 hari lalu

Seismograf gempa bumi. ANTARA/Shutterstock/pri
BMKG: Gempa M4,2 Guncang Wilayah Priangan Timur Ahad Dini Hari

BMKG menyatakan, gempa tektonik bermagnitudo 4,2 mengguncang wilayah Priangan Timur, pukul 00.01, Ahad, 9 Juni 2024.


Gempa M5,1 Kejutkan Warga di Bali dan NTB Malam Ini, BMKG: Gempa Dangkal

15 hari lalu

Peta pusat gempa Sumbawa. Twitter/BMKG
Gempa M5,1 Kejutkan Warga di Bali dan NTB Malam Ini, BMKG: Gempa Dangkal

Banyak warga di Bali dan Nusa Tenggara Barat bisa merasakan guncangan gempa M5,1 pada Kamis malam, 6 Juni 2024.