PAN: Situs Skandal Sandiaga Tak Sejalan dengan Pilpres 2019 Sehat

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Cawapres Sandiaga Uno didera isu tak sedap, sebuah situs yang mengisukan skandal dirinya mendadak muncul di tengah masa kampanye Pilpres 2018.

    Cawapres Sandiaga Uno didera isu tak sedap, sebuah situs yang mengisukan skandal dirinya mendadak muncul di tengah masa kampanye Pilpres 2018.

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengatakan situs Skandal Sandiaga tak sejalan dengan tema pilpres 2019 yang sehat. Ia meminta tidak ada pihak yang menghalalkan segala cara untuk menjatuhkan lawan politiknya. “Saya berharap kompetisi ini friendly, catat, ya,” ujar Zulkifli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 26 September 2018.

    Simak juga: Kubu Prabowo Hadapi Isu Skandal Sandiaga Uno secara Hukum

    Menurut Zulkifli, masyarakat Indonesia sudah bosan dengan politik yang saling menjatuhkan. Ia mengatakan sekarang rakyat tak lagi mau saling ejek dan saling hina soal pilihan politiknya.

    Rakyat, kata Zulkifli, merespons sangat baik ketika Presiden Joko Widodo atau Jokowi berpelukan dengan Prabowo Subianto dalam momen Asian Games 2018. “Wah, itu paling tinggi itu ranking-nya, semua orang suka,” katanya.

    Isu skandal Sandiaga ini mulanya muncul dalam situs beralamat skandalsandiaga.com. Kabar miring mengenai Sandiaga itu ditulis dalam beberapa artikel dan diunggah pertama kali pada 22 September 2018. Dalam laman daring itu, calon wakil presiden dari Prabowo Subianto tersebut dikabarkan kerap menjalin hubungan dengan tiga perempuan. Situs ini sekarang sudah tidak bisa dibuka.

    Anggota tim juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Andre Rosiade, menceritakan reaksi Sandiaga Uno saat mendapat informasi mengenai situs Skandal Sandiaga.

    Baca: Reaksi Sandiaga soal Munculnya Situs Skandal Sandiaga

    Andre mengatakan Sandiaga menanggapi enteng isu bohong dari situs Skandal Sandiaga tersebut. Sandiaga, kata dia, mendengar desas-desus miring tentang dirinya saat tengah berada di Purwokerto, Jawa Tengah. "Ia hanya tertawa saat membaca artikel itu," kata Andre di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa, 25 September 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.