Reaksi Sandiaga soal Munculnya Situs Skandal Sandiaga

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon wakil presiden nomor urut 2, Sandiaga Uno, menari bersama penari topeng ireng saat berkunjung ke Temanggung, Jawa Tengah, Senin, 24 September 2018. Dalam kesempatan tersebut, pasangan Prabowo Subianto itu menyampaikan pentingnya menjaga persatuan bangsa, kerukunan, dan perdamaian dalam pemilu presiden 2019 mendatang. ANTARA

    Calon wakil presiden nomor urut 2, Sandiaga Uno, menari bersama penari topeng ireng saat berkunjung ke Temanggung, Jawa Tengah, Senin, 24 September 2018. Dalam kesempatan tersebut, pasangan Prabowo Subianto itu menyampaikan pentingnya menjaga persatuan bangsa, kerukunan, dan perdamaian dalam pemilu presiden 2019 mendatang. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota tim juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Andre Rosiade menceritakan reaksi calon wakil presiden Sandiaga Uno saat mendapatkan informasi mengenai situs skandal Sandiaga.

    Andre mengatakan Sandiaga menanggapi enteng isu hoax tersebut. Sandiaga, kata dia, mendengar desas-desus miring tentang dirinya saat tengah berada di Purwokerto, Jawa Tengah. "Ia hanya tertawa saat membaca artikel itu," kata Andre di Komplek Parlemen Senaya, Jakarta pada Selasa, 25 September 2018.

    Baca: Jubir Timses: Situs Skandal Sandiaga adalah Kampanye Hitam

    Isu skandal Sandiaga ini mulanya muncul dalam situs beralamat skandalsandiaga.com. Kabar mengenai Sandiaga itu ditulis dalam beberapa artikel dan diunggah pertama kali pada 22 September 2018.

    Dalam laman daring itu, calon wakil presiden pasangan Prabowo Subianto tersebut dikabarkan kerap menjalin hubungan dengan tiga perempuan. Ketiganya adalah pengusaha, pegawai swasta sekaligus pegiat olahraga, dan psikiater.

    Baca: Sandiaga: Tempe Setipis Saset Bukti UMKM Tahan Turbulensi Ekonomi

    Dari cerita Sandiaga, kata Andre, pihak yang tertuduh adalah sahabat karib Sandiaga yang merupakan calon legislatif DPR daerah pemilihan Riau. "Saya tahu dia itu normal banget," ujarnya menirukan Sandiaga.

    Andre juga membantah isu yang menyebut tiga perempuan kerap bersandang ke kantor Sandiaga di Balai Kota DKI untuk memberikan layanan spa plus-plus juga ditentang. Menurut dia, ruangan kerja Sandiaga sangat terbuka dan dinding-dindingnya terbuat dari kaca. Tak mungkin, kata dia, Sandiaga akan berulah dengan kondisi demikian.

    Atas adanya persoalan ini, Andre mengatakan tim advokasi BPN yang dibawahi oleh politikus Gerindra Sufmi Dasco Ahmad bakal segera melaporkan tindakan penebar gosip skandal itu ke pihak berwenang.

    Baca: Ada Situs Skandal Sandiaga, Timses Minta Polisi Turun Tangan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Konflik Lahan Era SBY dan 4 Tahun Jokowi Versi KPA

    Konsorsium Pembaruan Agraria menyebutkan kasus konflik agraria dalam empat tahun era Jokowi jauh lebih banyak ketimbang sepuluh tahun era SBY.