Kubu Jokowi Ungkap Rencana Penggunaan Dana Kampanye Rp 11 Miliar

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bakal cawapres Ma'ruf Amin (kiri) bersama Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto seusai acara Rakornas PDIP di kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, 1 September 2018. Tempo/Fakhri Hermansyah

    Bakal cawapres Ma'ruf Amin (kiri) bersama Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto seusai acara Rakornas PDIP di kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, 1 September 2018. Tempo/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Koalisi Indonesia Kerja Jokowi - Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto, mengatakan dana kampanye sebesar Rp 11 miliar akan digunakan untuk beberapa hal. "Itu ada dana supporting untuk operation dan sebagainya," ujar Hasto di kawasan Jalan Cemara, Jakarta, Senin, 24 September 2018.

    Baca: Terjun Politik, Yenny Wahid Akan Mundur dari Wahid Foundation

    Hasto menuturkan dana tersebut akan digunakan diantaranya untuk kebutuhan logistik kampanye. Selain itu, kata dia, dana itu juga akan digunakan untuk keperluan survei. "Menaikkan survei, kira-kira persepsi rakyat terhadap Jokowi - Ma'ruf ditinjau dari logistik itu mana yang mereka sukai," katanya.

    Selain itu, lanjut Hasto, dana kampanye akan digunakan untuk keperluan komunikasi politik. Dana ini, ucap dia, juga akan dipakai untuk deklarasi para pendukung Jokowi-Ma'ruf. "Untuk beberapa deklarasi, kami memberikan bantuan gotong-royong. Misalnya deklarasi di Rumah Aspirasi itu juga memerlukan konsumsi," ucapnya.

    Hasto menjelaskan dana sebesar Rp 11 miliar yang dilaporkan merupakan laporan awal dari dana kampanye pasangan Jokowi - Ma'ruf. Dana tersebut, kata dia, terdiri atas uang cash dan berupa barang.

    Baca: Kadin Beri Jokowi Penghargaan Tokoh Pemerataan Pembangunan

    Di sisi lain, Hasto berkata dana kampanye disesuaikan dengan keinginan pasangan Jokowi - Ma'ruf. Salah satunya, kata dia, Jokowi tak menginginkan pemasangan baliho-baliho dalam kampanye nanti. "Karena yang ingin ditampilkan gagasan, program, turun ke bawah menjadi gagasan program Jokowi," tuturnya.

    Sebelumnya, Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf telah melaporkan dana kampanye ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Anggota tim bendahara TKN Jokowi - Ma'ruf, Syafrizal, mengatakan dana awal kampanye pihaknya mencapai Rp 11 miliar. "Uang tunainya sebesar Rp 8,5 miliar dan selebihnya kami berupa jasa," katanya seusai menyerahkan laporan di Gedung KPU, Jakarta.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Merapi Dibanding Letusan Raksasa Sejak 7200 Sebelum Masehi

    Merapi pernah meletus dengan kekuatan 4 Volcanic Explosivity Index, pada 26 Oktober 2010. Tapi ada sejumlah gunung lain yang memiliki VEI lebih kuat.