Terjun Politik, Yenny Wahid Akan Mundur dari Wahid Foundation

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dari kanan: ketua panitia pelaksana Asian Para Games (Inapgoc), Raja Sapta Oktohari, Direktur Wahid Institute, Yenny Wahid, dan Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono, membawa api obor Asian Para Games 2018 di Alun-Alun Sungai Kapuas, Pontianak, Kalbar, Rabu, 19 September 2018. Pawai Obor Asian Para Games 2018 melintasi garis khatulistiwa di Pontianak. ANTARA/Jessica Helena Wuysang

    Dari kanan: ketua panitia pelaksana Asian Para Games (Inapgoc), Raja Sapta Oktohari, Direktur Wahid Institute, Yenny Wahid, dan Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono, membawa api obor Asian Para Games 2018 di Alun-Alun Sungai Kapuas, Pontianak, Kalbar, Rabu, 19 September 2018. Pawai Obor Asian Para Games 2018 melintasi garis khatulistiwa di Pontianak. ANTARA/Jessica Helena Wuysang

    TEMPO.CO, Jakarta - Putri Gus Dur, Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid atau biasa disapa Yenny Wahid mengatakan akan mundur dari jabatannya sebagai Direktur Wahid Foundation jika terjun ke politik.

    Baca juga: Sandiaga: Yenny Wahid Masukkan 10-12 Nama di Badan Pemenangan

    "Wahid Foundation tidak ikut politik. Jadi saya akan otomatis ketika sudah memutuskan untuk aktif dalam politik, saya harus nonaktif dari Wahid Foundation," kata Yenny di Sari Pacific Hotel, Jakarta, Senin, 24 September 2018.

    Yenny mengatakan, dalam dua hari mendatang, ia akan terlibat dalam politik aktif dan mengumumkan calon presiden 2019 yang akan didukungnya. Karena itu, ia pun memutuskan hengkang dari Wahid Foundation sesuai aturan yang berlaku di yayasan tersebut.

    Yenny mengatakan belum mengetahui apakah akan terlibat dalam tim sukses atau tidak, jika sudah menyatakan dukungannya kepada salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden 2019. Namun, ia menegaskan bahwa selama ini intens berkomunikasi dengan masing-masing calon presiden, yaitu Joko Widodo dan Prabowo Subianto.

    "Sudah lama kenal dengan semuanya. Jadi kalau soal komunikasi sudah terjalin cukup lama," ujarnya.

    Baca juga: Alasan Sandiaga Ingin Yenny Wahid Gabung: Multikulturalisme

    Yenny Wahid dan ibundanya, Sinta Nuriyah Wahid, sebelumnya telah bertemu dengan pasangan calon presiden dan wakil presiden dalam sejumlah kesempatan secara terpisah. Yenny sebelumnya berujar akan menimbang lagi bakal masuk ke kubu mana setelah bertemu semua kandidat dan menitipkan aspirasi kepada mereka.

    Putri kedua mantan Presiden Abdurrahman Wahid mengatakan akan salat istikarah terlebih dulu untuk meminta petunjuk. Tak lupa, Yenny juga akan meminta pandangan dan restu ibundanya, Sinta Nuriyah Wahid.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.