Demokrat Jadikan Aktivis #2019GantiPresiden sebagai Sahabat

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah relawan membentangkan spanduk saat Deklarasi Akbar Relawan #2019GantiPresiden di depan pintu barat daya Monas, Jakarta, 6 Mei 2018. Dalam kegiatan tersebut, para relawan membacakan aspirasi yang menyatakan siap mengawal jalannya Pemilu 2019 agar tertib dan lancar, sehingga terwujudnya 2019 Ganti Presiden. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Sejumlah relawan membentangkan spanduk saat Deklarasi Akbar Relawan #2019GantiPresiden di depan pintu barat daya Monas, Jakarta, 6 Mei 2018. Dalam kegiatan tersebut, para relawan membacakan aspirasi yang menyatakan siap mengawal jalannya Pemilu 2019 agar tertib dan lancar, sehingga terwujudnya 2019 Ganti Presiden. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengatakan partainya akan mengakomodir gerakan #2019GantiPresiden sebagai gerakan relawan yang murni datang dari masyarakat.

    Baca: SBY Gelar Acara Potong Tumpeng Rayakan Ulang Tahun Demokrat

    "Kami tidak akan menggandeng, tapi memberlakukan mereka sebagai pihak-pihak yang harus dihormati hak demokrasinya," kata Ferdinand saat ditemui di kediaman Susilo Bambang Yudhoyono, Jalan Mega Kuningan VII, Jakarta Selatan, Ahad, 9 September 2018.

    Gerakan ini disebut sebagai reaksi dan aspirasi yang diserukan oleh sejumlah aktivis untuk mengkritik pemerintahan saat ini. Selain itu, gerakan tersebut juga sempat ramai dikabarkan akan mendukung calon presiden dan wakil presiden Prabowo-Sandiaga Uno.

    Meski demikian Demokrat, menurut Ferdinand, belum melakukan komunikasi secara resmi dengan aktivis penggerak #2019GantiPresiden. "Komunikasi personal ada, tapi bukan mengatasnamakan partai," ucap Ferdinand.

    Baca: Kata Prabowo Soal Absennya SBY dalam Pertemuan Pimpinan Koalisi

    Adapun Demokrat berkukuh akan bergerak dengan mesin pemenangannya sendiri. Sedangkan gerakan-gerakan di luar mesin pemenangannya, seperti #2019GantiPresiden, akan dianggap sebagai relawan.

    Kelompok-kelompok relawan ini nanti direncanakan ditampung dan diurus oleh divisi yang akan menangani kelompok serupa. "Kan ada banyak tuh, seperti gerakan Pepes Emak-emak, Emak Militan, akan kami rangkul sebagai relawan," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.