Deddy Mizwar Jadi Juru Bicara Kubu Jokowi - Ma'ruf Amin

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar (tengah), menunjukkan jari berlumur tinta setelah mencoblos di TPS 61 Jatiwaringin, Bekasi, Rabu, 27 Juni 2018. Terdapat 17 provinsi, 39 kota, dan 115 kabupaten yang menyelenggarakan pilkada 2018. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    Calon Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar (tengah), menunjukkan jari berlumur tinta setelah mencoblos di TPS 61 Jatiwaringin, Bekasi, Rabu, 27 Juni 2018. Terdapat 17 provinsi, 39 kota, dan 115 kabupaten yang menyelenggarakan pilkada 2018. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan wakil gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar masuk ke dalam lini juru bicara pasangan Jokowi - Ma’ruf Amin di pemilihan presiden 2019. Penambahan mantan wakil gubernur Jawa Barat ini menjadi strategi kubu Jokowi untuk mengamankan suara di Jawa Barat.

    Baca: Diiringi Isak Tangis, Deddy Mizwar Ucapkan Selamat Ridwan Kamil

    Seketaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf, Hasto Kristiyanto, mengatakan Deddy dianggap dapat menaikan elektabilitas Jokowi di Jabar karena ketokohannya di sana. “Ya tentu saja ada aspek-aspek strategis,” ujar Hasto di Rumah Cemara, Gondangdia, Jakarta Pusat, Selasa, 28 Agustus 2018.

    Hasto mengakui Deddy memiliki kemampuan komunikasi politik yang baik dan landasan kebudayaan yang kuat. Ini dianggap cocok dengan yang dibutuhkan Jokowi-Ma’ruf. Deddy pun dipercaya dapat mengkomunikasikan visi Jokowi-Ma’ruf dengan baik.

    Mengenai statusnya sebagai kader Partai Demokrat, Hasto mengatakan sudah mengadakan komunikasi dengan Deddy, dan ia menyanggupi. Para sekertaris jenderal dari koalisi Indonesia Kerja pun sudah melakukan pendekatan dengan ketua partai Demokrat Jawa Barat.

    Baca: Alvara: Jokowi - Ma'ruf Unggul di Tiga Segmen Kunci Kemenangan

    “Inilah yang menunjukan kepemimpinan bagi bangsa dan negara itu mendapatkan dukungan yang luas,” tutur Hasto.

    Hasto mengatakan tidak ada kendala pada saat proses komunikasi. Menurut Hasto, Deddy langsung menyambut baik tawaran tersebut. “Jadi ini ‘krek’ gitu, komunikasi dua arah,” kata Sekertaris Jenderal Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia ini, sambil merekatkan kedua tangannya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.