KPK Periksa Anak Setya Novanto dalam Kasus PLTU Riau-1

Reporter

Anak Setya Novanto, Reza Herwindo (kanan) dan Dwina Michaela bersiap meninggalkan gedung KPK setelah menjalani pemeriksaan di Jakarta, 28 Maret 2018. ANTARA/Hafidz Mubarak A

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa anak Setya Novanto, Rheza Herwindo dalam kasus dugaan suap proyek pembangunan PLTU Riau-1. Komisaris PT Skydweller Indonesia Mandiri itu akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Johannes Budisutrisno Kotjo.

Baca juga: Setya Novanto Bantah Terlibat Proyek PLTU Riau-1

"Akan diperiksa untuk saksi JBK," kata juru bicara KPK Febri Diansyah, Selasa, 28 Agustus 2018.

Rheza tiba di gedung KPK sekitar pukul 10.00 WIB. Dia bungkam saat ditanya wartawan dan langsung masuk gedung KPK.

Pemeriksaan Rheza ini merupakan penjadwalan ulang. Sebelumnya, KPK menjadwalkan pemanggilan kepadanya pada Senin, 27 Agustus 2018. Dalam jadwal pemeriksaan kemarin Rheza diperiksa untuk kasus yang sama, dengan tersangka berbeda, yaitu Idrus Marham.

Baca:  Alasan KPK Periksa Setya Novanto di Suap Proyek PLTU Riau-1

Idrus menjadi tersangka ketiga dalam kasus ini. Sebelumnya KPK menetapkan Wakil Ketua Komisi Energi DPR Eni Maulani Saragih dan Johannes selaku pemilik Blackgold Natural Limited. KPK menduga Idrus dan Eni menerima janji dari Johannes untuk memuluskan proses penandatanganan proyek tersebut.

Idrus disebut berperan sebagai pihak yang membantu meloloskan Blackgold untuk menggarap proyek PLTU Riau-1. Mantan Sekjen Golkar itu dijanjikan uang USD 1,5 juga oleh Johanes jika berhasil menggarap proyek senilai USD 900 juta itu.

Baca juga: KPK Periksa Lima Saksi untuk Idrus Marham di Kasus PLTU Riau-1

Sebelumnya, KPK juga memeriksa Setya Novanto dalam kasus dugaan suap PLTU Riau-1. Seusai diperiksa, Setya mengaku tidak ikut terlibat dalam proyek pengadaan PLTU Riau-1. "Tidak ada saya ikut waktu (Ketua DPR) itu," ujarnya, Senin, 27 Agustus 2018.

TAUFIQ SIDDIQ






Lukas Enembe Ingin Berobat ke Luar Negeri, Paulus Waterpauw: Tuman

1 jam lalu

Lukas Enembe Ingin Berobat ke Luar Negeri, Paulus Waterpauw: Tuman

Lukas Enembe dua kali mangkir dari pemeriksaan KPK. Beralasan sakit.


Paulus Waterpauw Minta Lukas Enembe Mundur: Hati Saya Menangis

11 jam lalu

Paulus Waterpauw Minta Lukas Enembe Mundur: Hati Saya Menangis

Paulus Waterpauw meminta Lukas Enembe untuk melepaskan jabatannya sebagai Gubernur Papua.


Paulus Waterpauw Minta KPK Tak Izinkan Lukas Enembe Berobat ke Luar Negeri, Ini Alasannya

12 jam lalu

Paulus Waterpauw Minta KPK Tak Izinkan Lukas Enembe Berobat ke Luar Negeri, Ini Alasannya

Paulus Waterpauw mengusulkan ke KPK untuk tidak memberi izin Gubernur Papua Lukas Enembe untuk berobat ke luar negeri.


Eks Jubir KPK Febri Diansyah Jadi Pengacara Putri Candrawathi, Bolehkah Advokat Menolak Klien?

14 jam lalu

Eks Jubir KPK Febri Diansyah Jadi Pengacara Putri Candrawathi, Bolehkah Advokat Menolak Klien?

Publik mendesak eks Jubir KPK, Febri Diansyah, mengundurkan diri jadi pengacara Putri Candrawathi. Apakah kuasa hukum diperbolehkan menolak klien?


Jaksa Dakwa Eks Wali Kota Ambon Terima Suap Rp 11,259 Miliar

16 jam lalu

Jaksa Dakwa Eks Wali Kota Ambon Terima Suap Rp 11,259 Miliar

Wali Kota Ambon selama dua periode ini didakwa telah menerima suap dan atau gratifikasi dari sejumlah kepala dinas di Pemkot Ambon.


KPK Periksa Sejumlah Pejabat dan Karyawan Unila dalam Kasus Suap Rektor

16 jam lalu

KPK Periksa Sejumlah Pejabat dan Karyawan Unila dalam Kasus Suap Rektor

KPK memeriksa sejumlah pejabat dan karyawan Universitas Lampung (Unila) terkait tindak pidana suap yang melibatkan mantan Rektor Unila Karomani


KPK Segera Panggil Kembali Gubernur Papua Lukas Enembe

17 jam lalu

KPK Segera Panggil Kembali Gubernur Papua Lukas Enembe

Lukas Enembe ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pekerjaan atau proyek yang bersumber dari APBD Provinsi Papua.


Partai Demokrat Siapkan Tim Bantuan Hukum bagi Lukas Enembe

18 jam lalu

Partai Demokrat Siapkan Tim Bantuan Hukum bagi Lukas Enembe

Partai Demokrat menyiapkan bantuan hukum untuk kadernya sekaligus Gubernur Papua, Lukas Enembe, yang terjerat kasus korupsi oleh KPK.


Partai Demokrat Nonaktifkan Lukas Enembe dari Jabatan Ketua DPD Papua

19 jam lalu

Partai Demokrat Nonaktifkan Lukas Enembe dari Jabatan Ketua DPD Papua

Lukas Enembe dinonaktifkan dari jabatan Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Papua.


Lukas Enembe Mangkir Panggilan KPK, Moeldoko: Apa Perlu TNI Dikerahkan?

20 jam lalu

Lukas Enembe Mangkir Panggilan KPK, Moeldoko: Apa Perlu TNI Dikerahkan?

Kepala Staf Presiden Moeldoko mengatakan Gubernur Papua Lukas Enembe harus kooperatif dan memenuhi panggilan KPK.