Kemendes PDTT Minta BUMDes se-Jayawijaya Cari Unit Usaha yang Tepat

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekjen Kemendes PDDT) Anwar Sanusi, menerima kunjungan para kepala desa, kepala distrik, dan direktur Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) se-Kabupaten Jayawijaya, Papua di kantor Kemendes PDTT, Jakarta, Jumat, 24 Agustus 2018.

    Sekjen Kemendes PDDT) Anwar Sanusi, menerima kunjungan para kepala desa, kepala distrik, dan direktur Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) se-Kabupaten Jayawijaya, Papua di kantor Kemendes PDTT, Jakarta, Jumat, 24 Agustus 2018.

    INFO NASIONAL - Sekretaris Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Sekjen Kemendes PDDT) Anwar Sanusi, menerima kunjungan para kepala desa, kepala distrik, dan direktur Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) se-Kabupaten Jayawijaya, Papua di kantor Kemendes PDTT, Jakarta, Jumat, 24 Agustus 2018. Ia mengajak seluruh pemangku desa tersebut untuk serius mengembangkan BUMDes.

    “Yang namanya BUMDes adalah usaha bersama, di mana keputusan terpenting ada pada musyawarah kampung. Setelah didirikan, kita memikirkan bagaimana agar bisa berkembang, tidak sekadar berdiri saja. Cari unit usaha yang tepat,” ujarnya memberi motivasi.

    Kabupaten Jayawijaya kini telah memiliki sebanyak 154 BUMDes dari 328 desa. Sekjen Anwar Sanusi mengingatkan, bahwa keseluruhan BUMDes yang baru berdiri pada 2018 tersebut tak boleh hanya sebagai papan nama. Meski baru berdiri, ia mengajak seluruh BUMDes untuk memulai aktivitas usahanya. “Dana desa bisa digunakan untuk pengembangan BUMDes. Tinggal kita pikirkan mau usaha apa. Kami tidak ingin semangat BUMDes yang sudah didirikan tapi tidak ada kegiatan,” ucapnya.

    Untuk mengantisipasi hal tersebut, menurut dia, Kemendes PDTT akan memberikan pendampingan dan pengarahan kepada seluruh BUMDes se-Jayawijaya. "Dalam waktu dekat, pengarahan akan dilakukan melalui forum pelatihan, yang rencananya akan digelar di Balai Latihan Masyarakat di Papua. Namanya menarik, yakni akademi desa. Nanti (pelatihan) akan kita jadwalkan,” tuturnya.

    Ia berharap, keseriusan dalam mengembangkan BUMDes akan membantu mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat kampung di Papua, khususnya Kabupaten Jayawijaya. Terlebih, katanya, Kabupaten Jayawijaya memiliki potensi keindahan alam yang luar biasa.

    “Saya sudah mendengar keelokan dan kecantikan alam Jayawijaya. Jayawijaya adalah tempat seperti secuil tanah surga yang diturunkan di muka bumi. Jadi sangat luar biasa," ucapnya kagum.

    Senada dengan Sekjen, Direktur Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kemendes PDTT Taufik Madjid mengatakan, akan terus mengawal keaktifan BUMDes se-Jayawijaya. Terkait pemilihan jenis usaha, menurutnya, harus disesuaikan dengan kebutuhan, karakteristik, dan potensi desa masing-masing.“Tunjukkan prestasi. Mana BUMDes yang prestasinya bagus akan dibantu. Unit usaha tidak perlu terlalu banyak, satu atau dua usaha sudah cukup. Yang penting serius dan sesuai,” kata Taufik. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.