Rabu, 17 Oktober 2018

9 Sekjen Partai Koalisi Jokowi ke KPU, PPP: Belum Ada Cawapres

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekretaris jenderal atau sekjen dari sembilan partai koalisi pendukung Presiden Joko Widodo atau Jokowi di pilpres 2019, berkumpul di Posko Cemara, Menteng, Senin, 6 Agustus 2018. TEMPO/Dewi Nurita

    Sekretaris jenderal atau sekjen dari sembilan partai koalisi pendukung Presiden Joko Widodo atau Jokowi di pilpres 2019, berkumpul di Posko Cemara, Menteng, Senin, 6 Agustus 2018. TEMPO/Dewi Nurita

    TEMPO.CO, Jakarta - Sembilan sekretaris jenderal partai koalisi pengusung Presiden Joko Widodo atau Jokowi akan menyambangi kantor Komisi Pemilhan Umum (KPU), Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 7 Agustus 2018, pukul 14.00 WIB.

    Baca: Koalisi Jokowi akan Rampungkan Nawacita II Sebelum Daftar ke KPU

    Sekjen Partai Persatuan Pembangunan Arsul Sani membocorkan, koalisi pendukung Jokowi akan menunjukkan dokumen administratif yang telah disiapkan kepada Komisioner KPU. "Kami ingin memastikan, ada yang kurang enggak. Kalau masih kurang jadi bisa dilengkapi," ujar Arsul di Posko Cemara, Jakarta pada Senin malam, 6 Agustus 2018

    Arsul mengatakan, sebenarnya koalisi Jokowi telah mempersiapkan persyaratan administratif secara lengkap. Kendati, nama cawapres Jokowi belum ada. "Semua sudah siap, kecuali cawapres-nya yang masih kosong," ujar Arsul.

    Baca: Sekjen 9 Partai Kubu Jokowi Rapat Finalisasi Tim Kampanye Pilpres

    Selain itu, kedatangan sembilan sekjen ke KPU ini juga untuk memberitahu kapan perkiraan koalisinya akan bersama-sama mendaftarkan Jokowi dan pasangannya ke KPU. "Kami akan memberikan ancer-ancer kapan akan mendaftar," ujar Arsul.

    Adapun sembilan partai pendukung Jokowi yakni, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Golkar, Partai Nasdem, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Hanura, Partai Perindo, Partai Solidaritas Indonesia, dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia.

    Sebelumnya, Ketua Umum PPP Romahurmuziy membocorkan, sebenarnya Jokowi sudah memutuskan siapa cawapresnya saat bertemu dengan para ketua umum partai pendukung Jokowi pada pertemuan di Istana Bogor pada Senin malam, 23 Juli 2018. “Beliau tinggal mengumumkan saja,” kata Romy kepada Tempo pada Jumat, 3 Agustus 2018.

    Baca: Sekjen Partai Koalisi Jokowi Bentuk Struktur Tim Pemenangan

    Romy juga mengatakan, Jokowi akan mendaftarkan diri sebagai calon presiden pada hari terakhir pendaftaran pemilihan presiden, yaitu pada Jumat, 10 Agustus 2018. “Beliau akan mendaftar tanggal 10 Agustus 2018,” ujar Romy.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jamal Khasoggi dan 4 Jurnalis yang Tewas karena Kasus Korupsi

    Jamal Khasoggi dan sejumlah wartawan tewas di Eropa ketika melakukan investigasi kasus korupsi. Ada yang diperkosa, dibom, dan bahkan dimutilasi.