Sabtu, 22 September 2018

Bio Farma: Vaksin MR Telah Digunakan di Negara-negara Muslim

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo melihat pemberian vaksin Measless Rubella (MR) saat Pencanangan Kampanye Imunisasi Measless Rubella (MR) di Madrasah Tsanawiah 10, Sleman, DI Yogyakarta, 1 Agustus 2017. Strategi imunisasi MR diberikan untuk anak usia 9 bulan hingga 15 tahun. Foto: Biro Pers Setpres

    Presiden Joko Widodo melihat pemberian vaksin Measless Rubella (MR) saat Pencanangan Kampanye Imunisasi Measless Rubella (MR) di Madrasah Tsanawiah 10, Sleman, DI Yogyakarta, 1 Agustus 2017. Strategi imunisasi MR diberikan untuk anak usia 9 bulan hingga 15 tahun. Foto: Biro Pers Setpres

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Pemasaran Bio Farma Sri Harsi Teteki mengatakan semua vaksin MR atau Measles Rubella atau untuk program vaksinasi MR nasional yang berasal dari India sudah digunakan 140 negara, termasuk negara-negara Islam yang sudah lebih dulu mencanangkan program vaksin ini.  “Sudah melalui studi keamanan di berbagai negara di dunia.” Humas PT Bioa Farma menyampaikannya dalam keterangan tertulis pada Selasa, 31 Juli 2018. 

    Sebanyak 57.843.570 dosis vaksin Measles Rubella (MR) untuk program vaksinasi MR. Pemasok produsen vaksin MR di dunia berasal dari Cina dan India. Bio Farma memilih produsen vaksin dari India. “Yang memiliki persyaratan lengkap hanya dari India.”

    Baca:
    Kementerian Kesehatan Kesulitan Melakukan Vaksin MR di Luar ...
    Menteri Nila: Tak Ada Penolakan dari MUI soal Vaksin MR

    Sri mengatakan Bio Farma tengah memfasilitasi produsen vaksin MR asal India itu untuk mengurus sertifikasi halal. “Sesuai aturan, registrasi sertifikasi halal harus dilakukan manufaktur, atau produsen vaksin, dalam hal ini pabrik di India,” kata dia.

    Pada November 2017 tim Bio Farma sudah mengunjungi produsen vaksin MR di India itu dan menyampaikan kewajiban sertifikasi halal yang disyaratkan pemerintah Indonesia. “Kami akan terus berkonsultasi dan berkoordinasi, dan membantu produsen vaksin MR serta berkomunikasi dengan MUI Komisi Fatwa untuk proses sertifikasi ini,” kata dia.

    Baca: Jokowi: Jangan Remehkan Campak dan Rubella!

    Bio Farma bersiap memproduksi mandiri vaksin MR. Corporate Secretary PT Bio Farma, Bambang Heryanto mengatakan Bio Farma sudah memproduksi mandiri untuk vaksin campak (Measles). “Kami sedang dalam tahap pengembangan untuk vaksin kombinasi Measles dan Rubella (MR) dengan menggunakan bulk Rubella bekerjasama dengan partner kami,” kata Bambang, dalam keterangan tertulisnya.

    Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan, Anung Sugihantono mengatakan imunisasi dengan vaksin MR serentak mulai 1 Agustus 2018 sampai September 2018 menyasar 31.963.154 juta di 28 provinsi di luar jawa. “Pada 2017 sudah dilaksanakan di enam provinsi di Jawa.” Anung menyampaikannya dalam keterangan tertulis, Selasa, 31 Juli 2018.

    Simak:
    Presiden Jokowi Ingin Semua Anak Indonesia Dapat Imunisasi MR ...
    Nila Moeloek Targetkan 34 Juta Lebih Anak Imunisasi MR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Richard Muljadi Ditangkap Ketika Menghirup Kokain, Ini Bahayanya

    Richard Muljadi ditangkap polisi ketika menghirup kokain, narkotika asal Kolombia yang digemari pemakainya karena menyebabkan rasa gembira.