Kata Abdul Somad Soal Cap Anti-NKRI untuk Dirinya

Wakil Presiden Jusuf Kalla melaksanakan salat subuh berjamaah bersama Wakil Kepala Kepolisian RI Komisaris Jenderal Syafruddin dan Ustad Abdul Somad di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, pada Ahad, 4 Februari 2018. SETWAPRES

TEMPO.CO, Semarang - Pendakwah Abdul Somad akhirnya tetap bisa berceramah di Semarang pada Senin 30 Juli 2018. Sebelumnya, kehadiran Abdul Somad mendapat tentangan dari beberapa organisasi massa di Semarang.

Baca juga: Ditolak Ormas, Ceramah Ustad Abdul Somad di Semarang Tetap Jalan

Mereka menyebut Somad merupakan simpatisan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang telah dibubarkan pemerintah. Dalam ceramahnya di Auditorium Universitas Islam Sultan Agung (Unisula) Semarang memberi klarifikasi soal banyaknya masyarakat yang mengatakannya anti Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhineka Tunggal Ika.

"Katanya ustadz Somad anti Bhineka dan NKRI. Saya klarifikasi, Somad adalah NKRI. Bagaimana mungkin Somad anti Bhineka. Berbagai keberagaman sangat kaya di negara ini," ujar Somad.

Di Semarang, Abdul Somad mengisi beberapa kegiatan yakni tausiyah soal multikulturalisme di Unisula, dilanjutkan dakwah soal ukhuwah dan hikmah di Lapangan Sepak Bola Leboh Raya Pedurungan Semarang pada malam harinya. Hari ini, Selasa 31 Juli 2018 Ustad Somad dijadwalkan mengisi dakwah soal kebangkitan ekonomi umat di Masjid Jami Jatisari BSB Mijen Semarang.

Baca juga: Begini Pandangan Abdul Somad Soal Multikulturalisme di Indonesia






Ustad Abdul Somad Berkunjung ke Rumah Anies Baswedan

37 hari lalu

Ustad Abdul Somad Berkunjung ke Rumah Anies Baswedan

Ustad Abdul Somad berkunjung ke rumah Anies Baswedan. Bertemu dengan Keluarga Besar Anies.


UAS Isi Pengajian di Jonggol Malam Ini, Sempat Ada Penolakan dari Warga

17 Juni 2022

UAS Isi Pengajian di Jonggol Malam Ini, Sempat Ada Penolakan dari Warga

Ustadz Abdul Somad alias UAS dipastikan tetap mengisi pengajian di Masjid Citra Indah, Jonggol, Kabupaten Bogor.


Anies Baswedan dan Jusuf Kalla di Tengah Alumni Timur Tengah, Ada Pidato UAS

17 Juni 2022

Anies Baswedan dan Jusuf Kalla di Tengah Alumni Timur Tengah, Ada Pidato UAS

Anies Baswedan dan Jusuf Kalla menghadiri Silaturahmi dan Musawarah Nasional I Jalinan Alumni Timur Tengah Indonesia (JATTI).


Hadiri Munas JATTI, Anies Baswedan Ingin Indonesia jadi Pusat Pendidikan Islam

17 Juni 2022

Hadiri Munas JATTI, Anies Baswedan Ingin Indonesia jadi Pusat Pendidikan Islam

Gubernur DKI Anies Baswedan dan Mantan Wapres RI Jusuf Kalla menghadiri Munas I Jalinan Alumni Timur Tengah Indonesia (JATTI)


Ustad Abdul Somad Disebut Radikal, Kans Gibran Menang Pilgub DKI Jadi Berita Top

25 Mei 2022

Ustad Abdul Somad Disebut Radikal, Kans Gibran Menang Pilgub DKI Jadi Berita Top

Berita Ustad Abdul Somad yang ditolak masuk Singapura karena dinilai sebagai penyebar ajaran radikal menjadi yang paling banyak dikunjungi.


Kepala BNPT: Kita Harus Hormati Kebenaran Versi Agama Lain

24 Mei 2022

Kepala BNPT: Kita Harus Hormati Kebenaran Versi Agama Lain

Ketua BNPT Boy Rafli Amar berpendapat, fanatisme dalam konteks kehidupan beragama harus menghormati agama lain.


Singapura Imbau Warga, Hati-hati Ceramah UAS

24 Mei 2022

Singapura Imbau Warga, Hati-hati Ceramah UAS

Warganya Singapura diminta berhati-hati dan cerdas dalam menyikapi pengkhotbah asing usai kasus UAS ditolak masuk Singapura, ramai.


UAS Ditolak Masuk ke Singapura, Kepala BNPT: Kita Tidak Bisa Intervensi

24 Mei 2022

UAS Ditolak Masuk ke Singapura, Kepala BNPT: Kita Tidak Bisa Intervensi

Kepala BNPT mengatakan pemerintah Indonesia tidak bisa mengintervensi Singapura yang menolak UAS masuk. Dia menilai aturan negara itu sudah tegas.


Singapura Tidak Mau Minta Maaf Setelah Tolak UAS

24 Mei 2022

Singapura Tidak Mau Minta Maaf Setelah Tolak UAS

Shanmugam mengatakan mayoritas warga Singapura mendukung keputusan menolak masuknya UAS ke negara itu.


Momen Abdul Somad Klarifikasi Tuduhan Radikal di Hadapan Jusuf Kalla

24 Mei 2022

Momen Abdul Somad Klarifikasi Tuduhan Radikal di Hadapan Jusuf Kalla

Kepada JK, Abdul Somad Batubara alias Ustad Abdul Somad (UAS) mengatakan yang menuduhnya radikal adalah mereka yang melihat ceramahnya sepotong