Sabtu, 17 November 2018

Buka Ijtima GNPF, Rizieq Shihab Serukan Koalisi Umat

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah tokoh hadir dalam acara pembukaan Ijtima' Ulama yang digelar Gerakan Nasional Pengawal Fatwa atau GNPF di Hotel Menara Penisula, Jakarta pada 27 Juli 2018. Di antaranya, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufri. TEMPO/Dewi Nurita

    Sejumlah tokoh hadir dalam acara pembukaan Ijtima' Ulama yang digelar Gerakan Nasional Pengawal Fatwa atau GNPF di Hotel Menara Penisula, Jakarta pada 27 Juli 2018. Di antaranya, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufri. TEMPO/Dewi Nurita

    TEMPO.CO, JakartaRizieq Shihab, Pemimpin Front Pembela Islam (FPI), membuka acara pembukaan Ijtima' Ulama yang digelar Gerakan Nasional Pengawal Fatwa atau GNPF di Hotel Menara Penisula, Jakarta pada 27 Juli 2018, lewat teleconference dari Mekah, Arab Saudi. "Dengan Bismillah, saya membuka acara Ijtima' Ulama ini," ujar Rizieq lewat teleconference dari Mekah, Arab Saudi.

    Baca juga: Juru Bicara Alumni 212 Jelaskan Alasan Rizieq Shihab Ogah Pulang

    Menurut Rizieq, acara ijtima ulama ini digelar dalam rangka mempersatukan umat dan musyawarah ulama serta tokoh nasional dalam bidang agama, politik dan juga sosial. Rizieq berharap, kelima partai yang hadir dapat menjadi lokomotif untuk mengawal perubahan. "Ayo kita satukan koalisi umat. Ayo kita satukan mereka melawan komunis liberal dan islamophobia," ujar Rizieq.

    Rizieq Shihab mengatakan, koalisi ini akan didukung gelombang umat yang besar. "Kekuatan umat akan jadi modal politik yang dahsyat," ujar Rizieq.

    Adapun Ketua GNPF sekaligus penanggung jawab acara Yusuf Muhammad Martak mengatakan pertemuan ulama ini bertujuan menjadi forum menyampaikan aspirasi umat ihwal koalisi keumatan untuk pemilihan presiden 2019.

    Baca juga: Lima Pimpinan Parpol Hadiri Ijtima GNPF untuk Usung Capres 2019

    Acara pertemuan ulama ini mengundang lima pimpinan partai yakni, Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Bulan Bintang (PBB), dan Partai Berkarya.
    Acara ini sekaligus menindaklanjuti diskusi para ulama dengan pimpinan-pimpinan partai politik itu sebelumnya.

    "Kami harapkan di internal mereka membahas hasil kunjungan koalisi keumatan dan kebangsaan agar bisa menimbulkan satu konklusi hingga bisa ditingkatkan terbentuknya koalisi dan deklarasi," kata Yusuf di Hotel Menara Penisula, Jakarta pada Jumat, 27 Juli 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.