Minggu, 16 Desember 2018

Panglima TNI: Pengamanan Asian Games 2018 Mirip Pilkada Serentak

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (ketiga kanan) didampingi Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (tengah) memberikan bingkisan kepada petugas posko mudik saat melakukan pemantauan arus mudik di Posko Terpadu Cikopo, Purwakarta, Jawa Barat, Ahad, 10 juni 2018. Pemantauan ini guna memastikan kepada masyarakat bahwa arus mudik 2018 di wilayah Jawa Barat berjalan lancar, aman, dan nyaman. ANTARA/Risky Andrianto

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (ketiga kanan) didampingi Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (tengah) memberikan bingkisan kepada petugas posko mudik saat melakukan pemantauan arus mudik di Posko Terpadu Cikopo, Purwakarta, Jawa Barat, Ahad, 10 juni 2018. Pemantauan ini guna memastikan kepada masyarakat bahwa arus mudik 2018 di wilayah Jawa Barat berjalan lancar, aman, dan nyaman. ANTARA/Risky Andrianto

    TEMPO.CO, Jakarta - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan pengamanan Asian Games akan dilakukan seperti pemilihan kepala daerah atau Pilkada Serentak 2018 lalu. "Semuanya sudah kami siapkan hampir sama dengan kekuatan pada pengamanan pilkada serentak," kata Hadi di KRI Soeharso, Senin, 23 Juli 2018.

    Baca: Menantu AM Hendropriyono Jadi Pangkostrad, Ini Penjelasan TNI

    Menurut Hadi, pengamanan tak hanya dilakukan di venue Asian Games. Dia mengatakan pengamanan akan dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia. "Bukan hanya di Palembang, Bandung, dan Jakarta, tidak. Tetapi di NKRI," katanya.

    Hadi tak merinci berapa personel TNI yang diturunkan untuk mengawal Asian Games. Dia hanya mengatakan kekuatan permanen personel ada di 34 provinsi yang berada di tiga komando daerah militer (kodam). "Ada di tiga kodam, yaitu Kodam II Sriwijaya, Kodam jaya, dan Kodam III Siliwangi," ucapnya.

    Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal M. Sabrar Fadhilah mengatakan konsep pengamanan Asian Games memang dilakukan seperti pilkada serentak. Namun, kekuatan personil tidak sebanyak saat pilkada serentak lalu. "Kalau pilkada kemarin kan di 171 daerah. Ini besok cuma tiga provinsilah kira-kira," katanya. Sabrar mengatakan posisi TNI dalam pengamanan Asian Games sebagai perbantuan kepolisian.

    Sebelumnya, Wakil Kepala Kepolisian RI Komisaris Jenderal Syafruddin mengatakan panitia akan melibatkan lebih dari 60 ribu personel pengamanan. Personel kemanan itu terdiri dari polisi, TNI, termasuk unsur sipil.

    "Personel tersebut akan ditempatkan secara proporsional di Palembang maupun di DKI Jakarta," ujar Syafruddin di Palembang awal Juni lalu. Dia juga memastikan baik Jakarta maupun Palembang sudah memulai langkah antisipasi kejahatan dengan menggelar simulasi dari sejumlah ancaman keamanan.

    Simak juga: TNI: Idealnya Indonesia Punya 10 Kapal Bantu Rumah Sakit

    Asian Games 2018 akan berlangsung di Palembang dan Jakarta pada 18 Agustus hingga 2 September 2018. Sejauh ini, lebih dari separuh negara-negara Asia telah menyatakan kesiapannya untuk berlaga di ajang olahraga terbesar tingkat benua Asia itu. Sebagian besar pertandingan akan dimainkan di Jakarta, sedangkan Palembang kebagian 13 cabang. TNI memastikan siap membantu tugas kepolisian mengawal Asian Games.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Serunya Adu Cuit Pendukung Jokowi Versus Prabowo di Jagat Twitter

    Di Twitter, perang cuit antara pendukung Jokowi - Ma'ruf Amin dengan Prabowo - Sandiaga tak kalah seru dengan "perat darat".