Selasa, 17 September 2019

Ribuan Anggota Babinsa Hadiri Pengarahan Presiden

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi saat memberi pengarahan terhadap anggota Babinsa di kawasan PT Dirgantara Indonesia, Komplek Lanud Husein Sastranegara Bandung, Selasa, 17 Juli 18.

    Presiden Jokowi saat memberi pengarahan terhadap anggota Babinsa di kawasan PT Dirgantara Indonesia, Komplek Lanud Husein Sastranegara Bandung, Selasa, 17 Juli 18.

    INFO JABAR - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi kinerja Bintara Pembina Desa (Babinsa), terutama terkait dengan pelaksanaan Pilkada Serentak yang berjalan aman dan tertib di 171 daerah pada 27 Juli 2018.

    "Apresiasi saya atas pengabdian, dedikasi, kerja keras, bersama dengan anggota Polri menjalankan tugas negara menjaga keamanan, ketertiban, terutama dalam mengamankan jalannya pilkada beberapa waktu lalu. Ini berkat kerja keras saudara-saudara semua," ujar Presiden Jokowi saat memberi pengarahan terhadap anggota Babinsa, di kawasan PT Dirgantara Indonesia, Kompleks Lanud Husein Sastranegara, Bandung, Selasa, 17 Juli 2018.

    Sebanyak 4.505 anggota Babinsa dari seluruh Indonesia hadir dalam acara tersebut. Penjabat Gubernur Jawa Barat H. Mochamad Iriawan turut hadir mendampingi Presiden Jokowi.

    Jokowi meminta para anggota Babinsa untuk berkontribusi dalam menangani tantangan bangsa, yang akan semakin besar di masa mendatang, seperti kemiskinan dan kesenjangan.

    "Kerja keras saudara semua terutama menjaga kestabilan politik dan keamanan diperlukan bagi lancarnya pembangunan di negara kita," katanya.

    Selain itu, Presiden Jokowi meminta agar kemampuan Babinsa terus ditingkatkan. "Kemampuan perlawanan rakyat. Bagaimana meningkatkan kemampuan rakyat dalam menghadapi ancaman, pembinaan (masyarakat) dalam kemampuan bela negara oleh rakyat," ucapnya.

    Terkait dengan terorisme dan radikalisme, Presiden Jokowi berpesan agar Babinsa bisa memahami penyimpangan ideologi ini supaya tidak berkembang di negara kita. "Inilah tugas saudara semua, harus kita mengerti ancaman itu sekarang bukan cuma berupa fisik, tapi ideologi-ideologi seperti itu juga mengancam hampir semua negara, termasuk negara kita, Indonesia," tuturnya.

    Karena itu, menurut Presiden, Babinsa perlu memiliki kemampuan komunikasi sosial. Bergaul dengan semua elemen masyarakat dan sesama aparat, karena soliditas antara TNI dan Polri menjadi kunci stabilitas keamanan dan ketertiban di masyarakat.

    Presiden menambahkan, saat ini bangsa Indonesia dihadapkan pada kecepatan perubahan yang sangat cepat. Mengutip McCansy Global Institute, Presiden menyebut revolusi Industri 4.0, kecepatannya tiga ribu kali lebih kecepatan Revolusi Industri 1.0. "Artinya apa? Ke depan ini akan ada perubahan yang sangat cepat sekali, hitungannya bisa hari, minggu, bulan, atau cepat sekali. Tentu saja perubahan seperti ini juga akan mengubah bidang ekonomi, sosial, semua bidang," ujarnya.

    Hal lain yang ditekankan Presiden, yaitu soal netralitas TNI dan Polri. Babinsa diminta bersikap netral. Politik TNI adalah politik negara bukan politik praktis. Artinya, harus bisa dipastikan proses demokrasi berjalan lancar, aman, dan damai. "Netralitas TNI dan Polri perlu dikedepankan agar lebih mudah merangkul setiap elemen masyarakat serta dan menciptakan kerja sama dalam menjaga situasi agar tetap kondusif," katanya.

    Mulai Juli ini, tunjangan anggota Babinsa di seluruh Indonesia naik. Anggota Babinsa Tipe A mendapat tunjangan Rp 900 ribu per bulan dari sebelumnya Rp 104 ribu. Sementara anggota Babinsa Tipe B naik dari Rp 440 ribu per bulan menjadi Rp 1,2 juta.

    "Setahun lalu, saya perintahkan kepada Menteri Keuangan untuk memisahkan anggaran guna menaikkan kinerja Babinsa," ucap Jokowi.

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan, jumlah anggota Babinsa di seluruh Indonesia sebanyak 60.239 orang. Sementara yang hadir dalam pengarahan sebangak 4.505 orang , terdiri atas 4.335 anggota Babinsa dari Wilayah Kodam III/Siliwangi dan 70 anggota lain yang berasal dari 14 Kodam di seluruh Tanah Air. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Google Doodle, Memperingati Chrisye Pelantun Lilin-Lilin Kecil

    Jika Anda sempat membuka mesin pencari Google pada 16 September 2019, di halaman utama muncul gambar seorang pria memetik gitar. Pria itu Chrisye.