Bupati Labuhanbatu Dikabarkan Kena OTT KPK

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Juru bicara KPK Febri Diansyah, memberikan keterangan kepada awak media, di gedung KPK, Jakarta, 17 November 2017. Penahanan kepada Setya Novanto ini untuk menjalani pemeriksaan terkait tindak pidana korupsi pengadaan paket penerapan KTP berbasis Nomor Induk Kependudukan secara nasional. TEMPO/Imam Sukamto

    Juru bicara KPK Febri Diansyah, memberikan keterangan kepada awak media, di gedung KPK, Jakarta, 17 November 2017. Penahanan kepada Setya Novanto ini untuk menjalani pemeriksaan terkait tindak pidana korupsi pengadaan paket penerapan KTP berbasis Nomor Induk Kependudukan secara nasional. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap lima orang dalam operasi tangkap tangan atau OTT yang digelar di Jakarta dan Labuhan Batu, Sumatera Utara pada hari ini Selasa, 17 Juli 2018.

    "Benar, lima orang diamankan di Jakarta dan Labuhanbatu," ujar Juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi pada Selasa malam, 17 Juli 2018.

    Berdasarkan informasi yang beredar, OTT tersebut diduga menjaring Bupati Labuhanbatu Pangonal Harahap. Pangonal menjabat sebagai Bupati Labuhanbatu, Sumatera Utara bersama Andi Suhaimi untuk periode 2016-2021.

    Namun, sampai saat ini KPK belum mengonfirmasi terkait keterlibatan kepala daerah dalam OTT tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.