Demokrat Tak Kaget dengan Manuver TGB Zainul Majdi Dukung Jokowi

Gubernur NTB, M Zainul Majdi (kiri) bersama Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (tengah) dan Ibu Ani Yudhoyoni serta Agus Harimurti Yudhoyono (kedua kiiri) berpose bersama saat megikuti deklarasi dan penandatanganan petisi "Stop Hoax" di Taman Bumi Gora, Jalan Udayana, Mataram, NTB, 7 Mei 2017. ANTARA/Ahmad Subaidi

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengatakan partainya tidak mempersoalkan sikap Gubernur Nusa Tenggara Barat Tuan Guru Bajang atau TGB Zainul Majdi mendukung Presiden Joko Widodo dalam pemilihan presiden 2019. Ferdinand mengatakan partainya tidak menjadikan sikap TGB itu sebagai sesuatu yang harus dibahas.

"Kami tidak kaget dengan manuver TGB, tidak masalah dan tidak mengganggu sama sekali bagi Demokrat," kata Ferdinand kepada Tempo, Kamis, 5 Juli 2018.

Baca juga: Poros Pemuda Nusantara Dukung TGB Zainul Majdi di Pilpres 2019

Rabu, 4 Juni, beredar kabar TGB Zainul Majdi menyatakan dukungannya kepada Jokowi untuk menjadi Presiden RI pada 2019. Dukungan itu terungkap melalui foto yang tersebar melalui aplikasi perpesanan dan media sosial.

Dalam foto itu, tampak foto TGB bersama Jokowi, disertai tulisan "Kemaslahatan bangsa, umat, dan akal sehat jadi pertimbangan. Beliau layak dan pantas diberi kesempatan dua periode. TGB, Jakarta, 4 Juli 2018."

TGB Zainul Majdi merupakan politikus sekaligus anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat. Namun, Ferdinand menegaskan bahwa sikap TGB itu bukan dan belum menjadi sikap resmi partai. Saat ini, Demokrat belum menentukan arah dukungan dalam pemilihan presiden 2019 nanti.

Ferdinand mengatakan, Demokrat mempersilakan TGB menggunakan haknya mendukung Jokowi di pilpres 2019. Dia mengatakan partai tak terlalu mempedulikan hal tersebut.

"Kami fokus membangun dan membesarkan partai, bukan sedang cari kekuasaan seperti itu," ujarnya.

Ferdinand tak merinci apa yang dia maksud manuver dan mencari kekuasaan. Dia mengatakan enggan berspekulasi lebih jauh, termasuk soal peluang TGB menjadi calon wakil presiden untuk Joko Widodo.

Baca juga:  Gubernur NTB Muhammad Zainul Majdi Safari Dakwah di Timika Papua

"Biarkan TGB melakukan hak politiknya. Kalaupun jadi cawapres Jokowi silakan saja, meski rasanya itu tak mungkin," kata Ferdinand.

Sebelumnya, nama TGB Zainul Majdi sempat disebut sebagai salah satu yang berpotensi menjadi kandidat cawapres Jokowi. Pengamat politik dari Voxpol Center, Syarwi Pangi Chaniago, misalnya, menilai TGB Zainul Majdi cukup berpeluang menjadi cawapres Jokowi. Menurut Pangi, TGB merupakan sosok yang berpengalaman dalam politik dan memiliki ketokohan agama yang sangat kuat.

Tempo telah berupaya menghubungi TGB untuk mengkonfirmasi alasannya mendukung Jokowi. Namun, TGB belum bersedia memberikan keterangan. Dia mengatakan sedang mendampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam kunjungan di Lombok.






Riza Patria dan Anies Baswedan Dukung Siapa Pun Pj Gubernur DKI Pilihan Jokowi

13 jam lalu

Riza Patria dan Anies Baswedan Dukung Siapa Pun Pj Gubernur DKI Pilihan Jokowi

Riza Patria sebut dia dan Anies Baswedan mendukung Pj Gubernur DKI pilihan Jokowi menggantikan posisinya.


Tol Serpong - Balaraja Diresmikan, Grup Ciputra Siapkan Hunian Baru Seluas 350 Hektare

16 jam lalu

Tol Serpong - Balaraja Diresmikan, Grup Ciputra Siapkan Hunian Baru Seluas 350 Hektare

Grup Ciputra menyambut beroperasinya Tol Serpong - Balaraja seksi 1A dengan menyiapkan proyek terbarunya, CitraGarden Serpong.


Jokowi Menunjuk Suharso Monoarfa sebagai Koordinator SDGs 2024, Apa Sasarannya?

18 jam lalu

Jokowi Menunjuk Suharso Monoarfa sebagai Koordinator SDGs 2024, Apa Sasarannya?

Presiden Jokowi menunjuk Kepala Bappenas Suharso Monoarfa sebagai koordinator pengarah pencapaian SDGs 2024. Apa sasarannya?


Target Transaksi Solo Great Sale 2022 Rp 2 Triliun, Ada Lelang Mobil Bekas Jokowi

1 hari lalu

Target Transaksi Solo Great Sale 2022 Rp 2 Triliun, Ada Lelang Mobil Bekas Jokowi

Solo Great Sale 2022 atau SGS 2022 bakal dibuka mulai Ahad, 25 September 2022. Target transaksi dalam SGS yang semula dipatok senilai Rp 1,3 triliun, dinaikkan jadi Rp 2 triliun


Terima Petani dan Buruh, Setpres Janjikan Aspirasi Soal Reforma Agraria Disampaikan ke Jokowi

1 hari lalu

Terima Petani dan Buruh, Setpres Janjikan Aspirasi Soal Reforma Agraria Disampaikan ke Jokowi

Kepala Setpres Heru Budi Hartono mengatakan pemerintah terus menginventarisasi sedikitnya 34 masalah terkait reforma agraria


Usai Temui Rocky Gerung, Gibran: Sudah Tidak Ada Lagi Cebong dan Kampret

1 hari lalu

Usai Temui Rocky Gerung, Gibran: Sudah Tidak Ada Lagi Cebong dan Kampret

Gibran mengatakan kunjungannya ke rumah Rocky Gerung yang kerap mengkritisi pemerintahan Jokowi itu tidak ada ketegangan justru berdiskusi santai


Kapolda Metro Tak Masalah Ada Demo Berjilid-jilid Usai Jokowi Menaikkan Harga BBM

1 hari lalu

Kapolda Metro Tak Masalah Ada Demo Berjilid-jilid Usai Jokowi Menaikkan Harga BBM

Kapolda Metro Fadil Imran tak mempermasalahkan ada demo berjilid-jilid setelah Presiden Jokowi menaikkan harga BBM. Asal tak melanggar hukum.


Partai Demokrat dan Partai NasDem Ungkap Alasan Belum Umumkan Koalisi

1 hari lalu

Partai Demokrat dan Partai NasDem Ungkap Alasan Belum Umumkan Koalisi

Partai Demokrat dan Partai NasDem menyatakan peluang koalisi mereka segera terbentuk cukup besar.


Gelar Unjuk Rasa Tolak BBM Naik, Gerakan Rakyat Solo Bersatu Tuntut Jokowi Mundur

2 hari lalu

Gelar Unjuk Rasa Tolak BBM Naik, Gerakan Rakyat Solo Bersatu Tuntut Jokowi Mundur

Mereka menilai kebijakan yang diambil Jokowi justru menyebabkan tidak stabilnya perekonomian rakyat.


Dicalonkan Jadi Pengganti Anies Baswedan, Heru Budi: Hari Esok Penuh Misteri

2 hari lalu

Dicalonkan Jadi Pengganti Anies Baswedan, Heru Budi: Hari Esok Penuh Misteri

Heru Budi Hartono menyebut soal namanya yang digadang bakal jadi Pj Gubernur DKI pengganti Anies Baswedan masih misteri dan tak perlu dijawab.