Ketua PPP Tak Yakin Poros Pengusung JK di Pilpres Terbentuk

Presiden Jokowi (tengah) didampingi Ketua Umum DPP PPP Romahurmuziy (kiri) dan Ketua Majelis Pertimbangan PPP Suharso Monoarfa menghadiri penutupan Workshop Nasional Anggota DPRD PPP 2018 di Jakarta, 15 Mei 2018. ANTARA/Wahyu Putro A

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy tak yakin poros ketiga yang akan mengusung Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) sebagai calon presiden dalam pemilihan presiden 2019 akan terbentuk.

"Saya kok tidak meyakini poros ketiga akan terbentuk untuk mendukung Pak JK sebagai capres," kata Romi di kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 28 Juni 2018.

Baca: Khofifah Menyatakan Dukung Jokowi di Pilpres 2019, PDIP: So What?

Romi menanggapi wacana pencapresan Jusuf Kalla berpasangan dengan Komandan Satuan Tugas Bersama Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono. Gagasan itu belakangan ini kerap diungkapkan oleh sejumlah politikus Partai Demokrat.

"Yang saya tahu, sampai saat ini Pak JK berkali-kali menegaskan tidak mau maju lagi sebagai capres atau cawapres," kata Romi.

Romi menyebut JK sebagai negarawan yang matang dan politikus taktis. Menurut dia, JK pasti melihat hasil sigi sejumlah lembaga survei.

Baca: Airlangga dan Romahurmuziy Siapkan Konsolidasi Menangkan Jokowi

Romi tak menampik JK selama ini punya posisi yang kuat untuk menjadi kandidat calon presiden. Namun, dia berpendapat, JK akan kesulitan mengejar figur Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang lebih populer sebagai calon presiden.

Popularitas JK sebagai kandidat capres, kata Romi, juga tak lebih tinggi daripada mantan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo. "Saya kira beliau realistis, tapi kami menghormati kalau beliau memutuskan," ujarnya.

Romi mengatakan wacana poros ketiga juga terhambat adanya ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold). Syarat itu mengharuskan partai politik atau gabungan partai politik memiliki 20 persen suara di Dewan Perwakilan Rakyat atau 25 persen suara sah nasional hasil pemilihan umum sebelumnya.

Baca: Pilkada 2018 Selesai, 2 Agenda Penting PPP Terkait Pilpres 2019

Saat ini, aturan tersebut memang tengah digugat ke Mahkamah Konstitusi. Romi berujar gugatan ihwal presidential threshold itu sudah tujuh kali digugat dan semuanya ditolak oleh Mahkamah. Ketua PPP ini juga meyakini gugatan terakhir yang dilayangkan sejumlah aktivis, akademikus, dan organisasi akan ditolak pula. "Kami optimistis akan ditolak MK karena konsisten," katanya.






Politik dan Bisnis Suharso Monoarfa, Kepala Bappenas yang Ditunjuk Jokowi Jadi Koordinator SDGs 2024

1 jam lalu

Politik dan Bisnis Suharso Monoarfa, Kepala Bappenas yang Ditunjuk Jokowi Jadi Koordinator SDGs 2024

Jokowi menunjuk Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menjadi Koordinator Pelaksana di Dewan Pengarah Nasional SDGs 2024. Ini profil politik dan bisnisnya.


Top Nasional: Kombes Ade Ary Syam Jadi Kapolres Jaksel, Kehadiran Anies di Mukercab PPP Tak Ada Kaitan dengan Pilpres

8 jam lalu

Top Nasional: Kombes Ade Ary Syam Jadi Kapolres Jaksel, Kehadiran Anies di Mukercab PPP Tak Ada Kaitan dengan Pilpres

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi 30 perwira Polri ke sejumlah jabatan, Kapolres Jaksel dijabat Kombes Ade Ary Syam Idradi


Plt Ketua Umum PPP Tawarkan Suharso Monoarfa Posisi Ketua Majelis Pertimbangan

19 jam lalu

Plt Ketua Umum PPP Tawarkan Suharso Monoarfa Posisi Ketua Majelis Pertimbangan

Menurut Arwani, Mardiono dan Suharso membahas ihwal masa depan PPP, khususnya dalam menghadapi Pemilu 2024.


Duduk Satu Meja dengan Anies Baswedan, Ahmad Sahroni: Nama Capres Koalisi Diumumkan 10 November

22 jam lalu

Duduk Satu Meja dengan Anies Baswedan, Ahmad Sahroni: Nama Capres Koalisi Diumumkan 10 November

Bendahara Umum Partai Nasdem Ahmad Sahroni menyatakan nama capres koalisi akan diumumkan 10 November. Hadir di acara bersama Anies Baswedan.


Anies Baswedan Direkomendasikan Jadi Capres di Muskercab, Mardiono Sebut Masih Aspirasi Kader

1 hari lalu

Anies Baswedan Direkomendasikan Jadi Capres di Muskercab, Mardiono Sebut Masih Aspirasi Kader

Nama Anies Baswedan direkomendasikan oleh DPC PPP untuk menjadi capres 2024 yang bakal disodorkan dalam muswil DKI


Anies Baswedan Hadir di Mukercab PPP, Mardiono Sebut Tak Ada Kaitan dengan Pilpres

1 hari lalu

Anies Baswedan Hadir di Mukercab PPP, Mardiono Sebut Tak Ada Kaitan dengan Pilpres

Mardiono mengatakan kehadiran Anies Baswedan dalam acara penutupan Mukercab tidak menjadi masalah karena termasuk dalam forum seremonial.


Anies Baswedan Kenang Kejayaan PPP, Pernah Menang Pemilu di DKI Jakarta dan Aceh

1 hari lalu

Anies Baswedan Kenang Kejayaan PPP, Pernah Menang Pemilu di DKI Jakarta dan Aceh

Anies Baswedan bersyukur para kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakarta solid untuk maju pada kontestasi politik Pilpres 2024.


Targetkan Perolehan Suara PPP Sama dengan Pemilu 2014, Mardiono Genjot Konsolidasi hingga Cabang

1 hari lalu

Targetkan Perolehan Suara PPP Sama dengan Pemilu 2014, Mardiono Genjot Konsolidasi hingga Cabang

Muhammad Mardiono menargetkan elektabilitas PPP terus naik jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.


Anies Baswedan Puji Pendukung dan Pemilih PPP Rasional, Tak Sejalan Dia Cari yang Lain

1 hari lalu

Anies Baswedan Puji Pendukung dan Pemilih PPP Rasional, Tak Sejalan Dia Cari yang Lain

Anies Baswedan menyatakan pendukung dan pemilih Partai Persatuan Pembangunan (PPP) adalah rasional.


Hadiri Mukercab PPP, Anies Baswedan Akan Bahas Capres 2024 Usai Lengser

1 hari lalu

Hadiri Mukercab PPP, Anies Baswedan Akan Bahas Capres 2024 Usai Lengser

Hasil musyawarah kerja cabang kesatu DPC PPP Provinsi DKI Jakarta merekomendasikan Anies Baswedan sebagai Capres 2024.