Jokowi: Pilihan di Pilkada Boleh Beda, Tapi Kita Tetap Bersaudara

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Kepala Basarnas Masdya TNI Muhammad Syaugi melakukan konferensi pers terkait insiden kapal tenggelam di Danau Toba, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, 20 Juni 2018. Tempo / Friski Riana

    Presiden Joko Widodo, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Kepala Basarnas Masdya TNI Muhammad Syaugi melakukan konferensi pers terkait insiden kapal tenggelam di Danau Toba, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, 20 Juni 2018. Tempo / Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengajak masyarakat yang mempunyai hak pilih di Pilkada 2018 untuk datang ke tempat pemungutan suara (TPS) dalam rangka memilih kepala daerahnya masing-masing.

    "Mari memilih pemimpin terbaik di kabupaten, kota, dan provinsi," kata Jokowi lewat akun Twitter pribadinya @jokowi, Rabu, 27 Juni 2018.

    Baca: Istana Bantah Jokowi Perintahkan Ketua Golkar Menangkan Khofifah

    Sebanyak 171 daerah di Indonesia secara serentak hari ini, Rabu, 27 Juni 2018, menggelar pemilihan kepala daerah. Para warga akan memilih 17 gubernur, 115 bupati, dan 39 wali kota.

    Jokowi menuturkan dalam menentukan pilihan kepala daerah masing-masing warga boleh berbeda pendapat. Namun ia berpesan agar tetap menjaga persatuan. "Pilihan boleh berbeda, tapi kita tetap bersaudara. Selamat memilih," ucapnya.

    Dalam postingannya itu, Jokowi juga menyisipkan foto saat ia ditemani Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono beserta warga yang sedang duduk di tengah sawah. Di foto itu tertulis pula sepenggal kutipannya soal perbedaan pilihan politik.

    "Terlalu besar perjuangan pejuang kita kalau hanya karena perbedaan politik kita tidak saling bertegur sapa," tulisnya.

    Baca: Pilkada Serentak, Gerindra: PDIP Sulit Menang Tanpa Jokowi

    Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan Jokowi akan memantau berjalannya pilkada serentak kali ini dari Bogor atau Jakarta. Jokowi tidak akan keluar dari dua kota itu.

    Meski berasal dari Jawa Tengah, Jokowi tidak akan ikut memilih kali ini. Pasalnya ia telah menjadi penduduk Provinsi DKI Jakarta.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.