Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Banjir Bandang Terjang Tiga Wilayah di Sulawesi Tenggara

image-gnews
Banjir menerjang wilayah Wanggu Kecamatan Lepo-lepo Kota Kendari Senin dini hari.  Selain Kota Kendari dua daerah lainya yakni Kabupaten Konawe Selatan dan Buton Utara juga diterjang banjir. Banjir terjadi akibat hujan yang terus mengguyur selama lima hari di wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara.  TEMPO/ROSNIAWANTY FIKRI
Banjir menerjang wilayah Wanggu Kecamatan Lepo-lepo Kota Kendari Senin dini hari. Selain Kota Kendari dua daerah lainya yakni Kabupaten Konawe Selatan dan Buton Utara juga diterjang banjir. Banjir terjadi akibat hujan yang terus mengguyur selama lima hari di wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara. TEMPO/ROSNIAWANTY FIKRI
Iklan

TEMPO.CO, Kendari - Tiga daerah di Provinsi Sulawesi Tenggara diterjang banjir. Banjir di Kabupaten Buton Utara, Kabupaten Konawe Selatan dan Kota Kendari terjadi setelah hujan mengguyur seluruh wilayah Sulawesi Tenggara selama lima hari.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tenggara, Boy Ikhwansayah, mengatakan pihaknya menerima lima titik wilayah di Sulawesi Tenggara yang terendam banjir. Untuk Kota Kendari terdapat dua titik banjir yakni wilayah Andonohu dan Kambu. Di wilayah ini ada sekitar 75 rumah terendam banjir.

Baca: Hujan Mulai Turun di Puncak, Bendung Katulampa Siaga 4

Adapun Kabupaten Konawe Selatan yang merupakan daerah tetangga Kota Kendari juga terdapat dua titik yakni wilayah Moramo dan Lainea. “Pantauan sementara wilayah Andonohu dan Lepo-lepo tepatnya di Wanggu merupakan titik terparah,” kata Boy saat dikonfirmasi Tempo, Senin, 25 Juni 2018.

Boy mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah daerah memantau pergerakan banjir. Ia mengimbau warga yang bermukim di bantaran kali dan pesisir pantai mulai waspada. BPBD juga telah berkoordinasi dengan tim SAR, serta Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan untuk mendirikan dapur umum.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sulawesi Tenggara memberikan peringatan waspada kepada masyarakat terhadap cuaca buruk yang sedang melanda wilayah Sulawesi. Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Maritim Kendari Adi Istiyono menjelaskan, intensitas hujan yang terjadi di Kota Kendari dan beberapa wilayah di Sultra terjadi hampir 24 jam.

Baca: Pusat Vulkanologi: Banjir Bandang Banyuwangi Murni Peristiwa Alam

Cuaca ini, kata dia, terkadang diselingi dengan panas matahari meski tidak berlangsung lama sekitar lima menit. “Pengaruh utamanya karena tiupan angin yang berubah di atmosfer, dan kondisi saat ini masih diselimuti awan tebal,” kata Adi.

Gambaran satelit cuaca saat ini di ketinggian 600-3000 meter pada lapisan atmosfer 850 mb masih sangat labil dan basah sehingga potensi pertumbuhan pembentukan awan masih terus berpotensi terus terjadi. Ia pun menegaskan jika kondisi ini masih berlangsung cukup lama dan berpotensi banjir. “Masih lama dan berpotensi banjir,” kata Adi.

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Banjir di Alaska Catat Rekor, Warga Diminta Evakuasi setelah Bangunan Hancur

18 menit lalu

Foto udara kawasan pemukiman terendam banjir setelah hujan lebat di Chehalis, Washington, AS, 7 Januari 2022. REUTERS/Nathan Howard
Banjir di Alaska Catat Rekor, Warga Diminta Evakuasi setelah Bangunan Hancur

Cuaca ekstrem seperti banjir, diperkirakan akan meningkat sebagai dampak dari perubahan iklim yang disebabkan ulah manusia.


Banjir Melanda Sabuk Gandum China Akibat Topan Doksuri

2 hari lalu

Orang-orang menyortir barang di luar supermarket, setelah hujan dan banjir akibat sisa-sisa Topan Doksuri, di Beijing, China 2 Agustus 2023. REUTERS/Tingshu Wang
Banjir Melanda Sabuk Gandum China Akibat Topan Doksuri

Heilongjiang, yang dikenal sebagai lumbung besar utara China, terendam banjir akibat amukan Topan Doksuri.


Jakarta Kembali ke Normalisasi Ciliwung, Apa Kata Warga Terdampak di Bibir Sungai?

3 hari lalu

Sebagian bantaran Sungai Ciliwung yang termasuk wilayah Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, pada Senin 1 Agustus 2023. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memulai kembali program normalisasi untuk pengendalian banjir dari Ciliwung. TEMPO/NUR KHASANAH
Jakarta Kembali ke Normalisasi Ciliwung, Apa Kata Warga Terdampak di Bibir Sungai?

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan melanjutkan kembali program normalisasi Ciliwung yang terhenti semasa Gubernur Anies Baswedan.


Curah Hujan Beijing Catat Rekor, Terderas Selama 140 Tahun Terakhir

4 hari lalu

Petugas penyelamat dengan perahu melewati jalan yang terendam banjir di lingkungan di mana hujan deras berhari-hari akibat sisa-sisa Topan Doksuri telah menyebabkan kerusakan berat di Beijing, China, 1 Agustus 2023. REUTERS/Thomas Peter
Curah Hujan Beijing Catat Rekor, Terderas Selama 140 Tahun Terakhir

Hujan yang melanda ibu kota Cina, Beijing, dalam beberapa hari terakhir adalah yang terderas sejak pencatatan dimulai 140 tahun lalu


Ragam Pujian PSI ke Heru Budi yang Rampungkan Proyek Sodetan Ciliwung

4 hari lalu

Presiden Joko Widodo bersama Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono memberikan keterangan pers usai meresmikan Sodetan Ciliwung di Jakarta Timur, Senin, 31 Juli 2023. Tempo/Mutia Yuantisya
Ragam Pujian PSI ke Heru Budi yang Rampungkan Proyek Sodetan Ciliwung

PSI kembali memuji Heru Budi. Kali ini soal rampungnya proyek Sodetan Ciliwung yang sudah mangkrak bertahun-tahun.


Sodetan Ciliwung Mangkrak Bertahun-tahun? Anies: Silakan Audit Nanti Kelihatan Bulan Apa Mengerjakan Apa

5 hari lalu

Bakal capres Anies Baswedan usai bertemu 20 pengusaha muda di pendoponya, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa, 1 Agustus 2023. TEMPO/IMA DINI SAFIRA
Sodetan Ciliwung Mangkrak Bertahun-tahun? Anies: Silakan Audit Nanti Kelihatan Bulan Apa Mengerjakan Apa

Anies Baswedan menjawab soal tudingan bahwa proyek Sodetan Ciliwung mangkrak selama ia menjabat Gubernur DKI Jakarta.


PSI Puji Heru Budi Rampungkan Proyek Peninggalan Jokowi: Gubernur Tidak Boleh Punya Agenda Sendiri

5 hari lalu

Kawasan Sodetan Kali Ciliwung,  Jakarta, Senin 31 Juli 2023. Pembangunan sodetan ini merupakan bagian dari program normalisasi Kali Ciliwung. Hal ini merupakan upaya penanganan banjir di Ibu Kota. TEMPO/Subekti.
PSI Puji Heru Budi Rampungkan Proyek Peninggalan Jokowi: Gubernur Tidak Boleh Punya Agenda Sendiri

PSI kembali memuji kerja Pj Gubernur DKI Heru Budi. Kali ini karena Sodetan Ciliwung, proyek peninggalan Presiden Jokowi, telah rampung.


Jokowi Bilang Sodetan Kali Ciliwung Bisa Selesaikan 62 Persen Banjir Jakarta

7 hari lalu

Kawasan Sodetan Kali Ciliwung,  Jakarta, Senin 31 Juli 2023. Pembangunan sodetan ini merupakan bagian dari program normalisasi Kali Ciliwung. Hal ini merupakan upaya penanganan banjir di Ibu Kota. TEMPO/Subekti.
Jokowi Bilang Sodetan Kali Ciliwung Bisa Selesaikan 62 Persen Banjir Jakarta

Jokowi menjelaskan, permasalahan banjir di DKI Jakarta bukan hanya bersumber dari Sungai Ciliwung.


Topan Doksuri Terjang Taiwan, Tewaskan 6 Orang di Filipina

11 hari lalu

Anggota Penjaga Pantai Filipina memindahkan pohon tumbang dari jalan setelah serangan Topan Doksuri di Buguey, provinsi Cagayan, Filipina, 26 Juli 2023.
Topan Doksuri Terjang Taiwan, Tewaskan 6 Orang di Filipina

Taiwan Selatan menutup bisnis dan sekolah di tengah peringatan tanah longsor dan banjir akibat terjangan Topan Doksuri


Suaka Margasatwa Rawa Singkil Aceh Kian Mencemaskan, Mengapa?

12 hari lalu

Seekor Orangutan sumatera (pongo abelii) dewasa berjenis kelamin jantan terjebak di kebun warga desa Titi Pobin, Trumon Timur, Aceh Selatan, Aceh, Senin, 14 Januari 2019.  Setelah dievakuasi, Orangutan jantan itu akan dilepasliarkan kembali ke habitatnya di kawasan Suaka Margasatwa Rawa Singkil. ANTARA/Hasan
Suaka Margasatwa Rawa Singkil Aceh Kian Mencemaskan, Mengapa?

Yayasan HAkA atau Hutan, Alam, dan Lingkungan Aceh menyatakan keadaan Suaka Margasatwa (SM) Rawa Singkil Aceh makin mencemaskan.