Kalah Survei, Prabowo Bakal Blusukan Lagi di Jawa Barat

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, melakukan orasi politik dalam kampanye Akbar pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Barat, Sudrajat- Ahmad Syaikhu, di Monumen Perjuangan Rakyat, Bandung, 12 Mei 2018. TEMPO/Aminuddin A.S.

    Ketua umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, melakukan orasi politik dalam kampanye Akbar pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Barat, Sudrajat- Ahmad Syaikhu, di Monumen Perjuangan Rakyat, Bandung, 12 Mei 2018. TEMPO/Aminuddin A.S.

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerakan Indonesia Raya Andre Rosiade mengatakan partainya akan terus berusaha menaikkan elektabilitas Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto di Jawa Barat. Salah satunya, ucap dia, Prabowo akan blusukan ke daerah-daerah di tanah Pasundan.

    "Pertama, fokus kami, memenangi pilkada dulu. Setelah itu, Pak Prabowo akan banyak turun ke lapangan," ucap Andre saat dihubungi pada Kamis, 21 Juni 2018.

    Andre mengatakan Prabowo nantinya akan banyak bertemu dan menyapa masyarakat. Selain itu, Prabowo sudah mulai mengunjungi berbagai daerah. "Sekarang ini juga Pak Prabowo sedang keliling," ujarnya.

    Baca: Resep Jokowi Kalahkan Prabowo di Jawa Barat

    Hal lain yang akan dilakukan untuk meningkatkan elektabilitas Prabowo adalah membuat program unggulan. Andre menuturkan Gerindra akan mensosialisasi program unggulan mereka saat mendaftar di KPU nanti.

    Sebelumnya, dalam survei Indo Barometer, elektabilitas Prabowo kalah oleh calon presiden inkumben, Joko Widodo alias Jokowi, di Jawa Barat. Jokowi meraih elektabilitas sebesar 33,6 persen dan Prabowo 22,8 persen di lumbung suara Prabowo pada pemilihan presiden 2014 tersebut.

    Direktur Eksekutif Indo Barometer M. Qodari menuturkan meningkatnya elektabilitas Jokowi didorong oleh tingkat kepuasan publik yang cukup tinggi terhadap kinerja Jokowi sebesar 60,2 persen. Selain itu, ujar Qodari, 43,7 persen warga Jawa Barat menginginkan Jokowi kembali menjadi presiden periode 2019-2024.

    Simak juga: Bagaimana Peta Kekuatan Prabowo di Jawa Barat Dulu?

    Namun, menurut Andre, dalam survei internal yang dilakukan Gerindra, elektabilitas Prabowo masih unggul di Jawa Barat. Dia berujar, survei Indo Barometer tak begitu berpengaruh pada elektabilitas Prabowo. "Kami tahu Indo Barometer selama ini ke mana berpihaknya. Kami kan punya hasil survei sendiri," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mengering di Sana-sini

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini bahaya kekeringan untuk wilayah Provinsi Banten dan Provinsi DKI Jakarta.