Jokowi Ulang Tahun, Relawan: Kami Doakan Bisa Dua Periode

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Relawan mengadakan syukuran dan pemotongan tumpeng untuk memperingati ulang tahun Presiden Joko Widodo ke-57 di Taman Pandang Monas, Jakarta, Kamis, 21 Juni 2018. TEMPO/Imam Hamdi

    Relawan mengadakan syukuran dan pemotongan tumpeng untuk memperingati ulang tahun Presiden Joko Widodo ke-57 di Taman Pandang Monas, Jakarta, Kamis, 21 Juni 2018. TEMPO/Imam Hamdi

    TEMPO.CO, Jakarta - Relawan Joko Widodo atau Jokowi mengadakan syukuran untuk merayakan ulang tahun ke-57, presiden ketujuh itu di Taman Pandang Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Rabu, 20 Juni 2018. Dalam syukuran tersebut relawan menyediakan dua tumpeng dan satu kue tart.

    Koordinator kegiatan, R. Juniono Soehartjahjono mengatakan kegiatan syukuran ini merupakan yang kedua dilakukan relawan untuk memperingati hari ulang tahun Jokowi. Ulang tahun Jokowi ke-57 jatuh pada, Kamis 21 Juni 2018.

    Baca juga:  Presiden Jokowi Ulang Tahun: Kadonya? Tagar Happy56Jokowi

    "Nanti tepat pukul 00.00, kami akan potong tumpeng dan doa bersama," kata Juniono di Taman Pandang.

    Ia mengatakan syukuran ini diikuti oleh tujuh relawan Jokowi di antaranya Gerakan Rakyat Nusantara (GRN), Posko Relawan Rakyat Indonesia (Posraya Indonesia), Timbul Sehati Indonesia, Laskar Cahaya Timur, Relawan Senyum Penuh Damai, Relawan Kerja Cerdas Ikhlas dan Paguyuban Tunggal Rasa Garamiro.

    Dalam kegiatan ini, relawan mengadakan doa bersama agar Jokowi diberikan kesehatan dan tetap menjaga amanah. "Kami juga berdoa agar rakyat Indonesia tidak terkontaminasi dengan hoax."

    Baca juga: Presiden Jokowi Hari Ini Berulang Tahun dengan Kunjungan Kerja

    Selain itu, relawan berdoa agar Jokowi bisa kembali terpilih pada Pemilu Presiden 2019. Menurut dia, Jokowi merupakan sosok yang merakyat. "Kami doakan juga bisa dua periode."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.