Survei Pilpres: Jokowi Kalah di Banten, Menang di Jawa Barat

Presiden Joko Widodo (kiri) bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto minum teh di Istana Merdeka, Jakarta, 17 November 2016. Tempo/ Aditia Noviansyah

TEMPO.CO, Jakarta - Lembaga riset Charta Politika merilis hasil survei pemilihan presiden dan pemilihan legislatif 2019 di wilayah Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Survei memaparkan elektabilitas kandidat calon presiden pilihan responden dari masing-masing daerah ini.

Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya mengatakan dari survei tersebut, secara umum pilihan masyarakat masih mengacu kepada nama Joko Widodo dan Prabowo Subianto sebagai presiden pada saat diberikan pertanyaan terbuka. Dia mencontohkan di Banten.

"Responden ditanyakan siapa yang bakal dipilih seandainya pemilu presiden diadakan hari ini, ada sebanyak 28,5 persen responden Banten memilih Prabowo dan 26,9 persen memilih Jokowi," kata dia pada Rabu, 6 Juni 2018.

Baca: Survei Indo Barometer: 68,6 Persen Masyarakat Puas dengan Jokowi

Survei yang diadakan pada 23-29 Mei 2018 ini mewawancarai warga di masing-masing daerah secara acak yakni Banten 800 responden, Jawa Barat 1.200 responden, Jawa Tengah 1.200, serta Jawa Timur 1.200 orang. Survei menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error kurang lebih 2,83 persen untuk Jabar, Jateng, Jatim) dan 3,46 persen untuk Banten, dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Di bawah nama mereka ada Gatot Nurmantyo dengan suara sebesar 1,9 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 0,9 persen, Anies Baswedan 0,8 persen, dan Hary Tanoesoedibjo 0,5 persen. Sebanyak 2,1 persen suara memilih tokoh lain dan 38,5 persen tidak menjawab atau tidak tahu.

Prabowo menang di Banten, namun kalah dari Jokowi di wilayah lain. Di Jawa Barat, Jokowi meraih suara 38,8 persen dan Prabowo 30,2 persen. Lalu Gatot 2 persen, Anies 1,1 persen, Hary 0,8 persen, AHY 0,6 persen, dan Ridwan Kamil 0,3 persen. "Ada PR besar buat Jokowi di Banten dan ada pr besar Prabowo di Jawa Barat," ujar Yunarto.

Baca: Survei RTK: Elektabilitas Jokowi 48,2 Persen, Prabowo 22 Persen

Menurut dia, Jokowi unggul di Jawa Barat baru empat bulan terakhir. Jawa Barat selama ini dikenal sebagai lumbung suara terbesar Prabowo.

Mengenai penyebab Jokowi bisa unggul di Jawa Barat, Yunarto mengatakan survei tidak bisa menjawab secara detail. Namun jika dihubungkan dengan persepsi terhadap kebijakan dan kepuasan publik, tingkat kepuasan publik responden Jawa Barat termasuk tinggi yakni 71,2 persen. Sedangkan di Banten tergolong rendah.

Keunggulan Jokowi tak terkejar di survei Jawa Tengah. Suara Jokowi sebanyak 53,1 persen, sedangkan Prabowo 7,7 persen. Kemudian Gatot 0,9 persen, AHY 0,5 persen, Muhaimin Iskandar 0,3 persen, Mahfud MD 0,3 persen, Hary 0,3 persen, Anies 0,3 persen, dan M. Romahurmuziy 0,1 persen.

Lantas di Jawa Timur Jokowi unggul dengan 47,7 persen suara disusul Prabowo dengan 24,5 persen suara. Berikutnya AHY 1,2 persen, Gatot 0,8 persen, Anies 0,7 persen, Susi Pudjiastuti 0,3 persen, Khofifah Indar Parawansa 0,3 persen, serta Mahfud MD 0,1 persen.

Baca: Survei: 58,2 Persen Publik Tak Tahu Nawacita Jokowi-JK






BEM SI Demo di Patung Kuda, Sampaikan Masalah yang Tak Bisa Dituntaskan Jokowi

11 jam lalu

BEM SI Demo di Patung Kuda, Sampaikan Masalah yang Tak Bisa Dituntaskan Jokowi

Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menggelar unjuk rasa di Kawasan Patung Kuda dan mengevaluasi kinerja pemerintah


Jokowi Sahkan Perjanjian Dagang Regional Terbesar RCEP

13 jam lalu

Jokowi Sahkan Perjanjian Dagang Regional Terbesar RCEP

Jokowi resmi mengesahkan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) alias Kerja Sama Ekonomi Komprehensif Regional.


Jokowi Cerita Rukunnya Menkeu Sri Mulyani dan Gubernur BI Perry Warjiyo Kelola Ekonomi Indonesia

14 jam lalu

Jokowi Cerita Rukunnya Menkeu Sri Mulyani dan Gubernur BI Perry Warjiyo Kelola Ekonomi Indonesia

Jokowi mengatakan pemerintah tetap waspada di tengah lonjakan inflasi yang menjadi momok banyak negara.


Anies Baswedan Bicara Panjang Demokrasi, Singgung Ancaman, Intimidasi, dan Pilpres

15 jam lalu

Anies Baswedan Bicara Panjang Demokrasi, Singgung Ancaman, Intimidasi, dan Pilpres

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menilai bahwa proses demokrasi di Indonesia harus dilihat secara mendalam.


Jokowi Pimpin HUT TNI 5 Oktober: Kendaraan Tempur Tampil di Bundaran HI

15 jam lalu

Jokowi Pimpin HUT TNI 5 Oktober: Kendaraan Tempur Tampil di Bundaran HI

Presiden Jokowi akan memimpin upacara HUT ke-77 TNI pada 5 Oktober 2022 di halaman Istana Merdeka, Jakarta Pusat. Ada fly pass pesawat tempur TNI AU.


Jokowi Bertemu KAHMI di Bogor, Janji ke Palu Akhir November

15 jam lalu

Jokowi Bertemu KAHMI di Bogor, Janji ke Palu Akhir November

Jokowi juga memberikan sejumlah arahan soal peran KAHMI ke depan untuk turut berkontribusi dalam pembangunan nasional.


Jelang Pilpres Brasil, Neymar Dukung Presiden Jair Bolsonaro

16 jam lalu

Jelang Pilpres Brasil, Neymar Dukung Presiden Jair Bolsonaro

Bintang sepak bola Brasil Neymar Junior mendukung upaya pemilihan ulang Presiden Jair Bolsonaro jelang pilpres Ahad 2 Oktober 202


Terkini Bisnis: Perintah Jokowi untuk Basuki, Penyebab BSU Belum Cair

16 jam lalu

Terkini Bisnis: Perintah Jokowi untuk Basuki, Penyebab BSU Belum Cair

Jokowi menugaskan Basuki untuk merampungkan 21 proyek.


Jokowi Teken Kepres Pemecatan Ferdy Sambo Sejak 26 September

16 jam lalu

Jokowi Teken Kepres Pemecatan Ferdy Sambo Sejak 26 September

Kemarin, Istana juga resmi mengkonfirmasi telah menerima berkas pemecatan Ferdy Sambo dari Polri.


Jokowi Perintahkan Basuki Kebut 21 Proyek: Penunjukan Langsung, Ada Syarat

17 jam lalu

Jokowi Perintahkan Basuki Kebut 21 Proyek: Penunjukan Langsung, Ada Syarat

Jokowi memerintahkan Basuki mengebut 21 proyek berdasarkan hasil rapat dan kunjungan lapangan.