Kampus Digeledah Densus 88, Dekan Fisip Universitas Riau Terkejut

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota Densus 88 menjaga ketat kendaraan taktis yang membawa tiga orang terduga teroris setelah penggerebekan di Gempol, Tangerang, Banten, 16 Mei 2018. Dari rumah terduga teroris disita sejumlah dokumen, catatan, telepon genggam, dan sepeda motor. ANTARA/Muhammad Iqbal

    Anggota Densus 88 menjaga ketat kendaraan taktis yang membawa tiga orang terduga teroris setelah penggerebekan di Gempol, Tangerang, Banten, 16 Mei 2018. Dari rumah terduga teroris disita sejumlah dokumen, catatan, telepon genggam, dan sepeda motor. ANTARA/Muhammad Iqbal

    TEMPO.CO, Pekanbaru - Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) Universitas Riau Safriharto mengaku terkejut atas penggeledahan yang dilakukan Densus 88 Antiteror Polri di kampusnya, Sabtu, 2 Juni 2018.

    "Selama ini tidak ada mencurigakan di sana. Kami pun terkejut," ujar Safri, Sabtu, 2 Juni 2018. Ia merasa kaget dengan adanya penggeledahan oleh petugas bersenjata lengkap.

    Baca: Densus 88 Geledah Gelanggang Mahasiswa Universitas Riau

    Densus 88 menggeledah gedung Gelanggang Mahasiswa Fisip Universitas Riau. Tim Densus 88 mengamankan dua tas ransel beserta bungkusan plastik. Belum diketahui isi tas tersebut.

    Pantauan Tempo, tim Gegana dari kepolisian turut mengamankan area kampus. Petugas memasang garis polisi di sekeliling kampus. Kehadiran petugas bersenjata lengkap menarik perhatian mahasiswa.

    Petugas mengerahkan kendaraan taktis Barracuda beserta tim penjinak bom (Jibom) dari Gegana, Brimob Polda Riau. Penyisiran berakhir sekitar pukul 16.30. Namun tidak satu pun dari kepolisian berkomentar terkait penggeledahan itu.

    Baca: Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris di Bekasi, Ini Hasilnya

    "Nanti saja, nanti saja," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau Kombes Hadi Poerwanto.

    Safriharto mengatakan gedung tersebut selama ini digunakan sebagai sekretariat berbagai kelembagaan mahasiswa. Dia mengaku tidak pernah melihat hal yang mencurigakan yang dilakukan mahasiswanya di gedung tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.