Mengapa Amien Rais Pilih Undang Jokowi ke Rumahnya?

Reporter:
Editor:

Widiarsi Agustina

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais memberi sambutan dalam acara peringatan 20 tahun reformasi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, 21 Mei 2018. Amien yang juga merupakan salah satu tokoh reformasi didapuk sebagai pembicara dalam acara peringatan 20 tahun reformasi. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais memberi sambutan dalam acara peringatan 20 tahun reformasi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, 21 Mei 2018. Amien yang juga merupakan salah satu tokoh reformasi didapuk sebagai pembicara dalam acara peringatan 20 tahun reformasi. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Politikus gaek Partai Amanat Nasional, Amien Rais, memilih mengundang Presiden Jokowi ke rumahnya di Yogyakarta. Eks Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat itu menegaskan, itu sebagai jawaban atasi usul pertemuan antara Presiden Jokowi dan dia. 

    Amien mengaku punya pertimbangan tertentu, salah satunya dia tak mau Indonesia retak lantaran banyaknya kabar simpang-siur di antara keduanya. "Silakan ke rumah saya, kemudian nanti Pak Jokowi sampaikan apa akan saya dengar dengan baik," kata Amien Rais saat ditemui setelah buka puasa bersama di kediaman Ketua MPR Zulkifli Hasan di kawasan Widya Chandra, Jakarta, Rabu, 30 Mei 2018.

    Jika pertemuan dilakukan di rumahnya di Yogyakarta, Amien mengaku keduanya bisa bertukar pikiran. "Saya akan sampaikan sesuatu yang saya inginkan, sangat santun, sopan, dan etislah ya, jangan khawatir."

    Baca: Amien Rais Ingatkan Nasib Jokowi Bisa Seperti Ahok

    Amien menolak menjelaskan soal siapa penghubung Jokowi yang mengajaknya bertemu. "Saya tentu sangat oke, ya. Sesungguhnya saya enggak perlu sebut nama-nama siapa. Memang, sebulan terakhir, ada yang berusaha mempertemukan saya dengan Pak Jokowi," ujar Amien.

    Menurut Amien Rais, dia biasa bertemu dengan siapa saja di rumahnya. "Dulu Pak Susilo Bambang Yudhoyono dan Bu Ani juga pernah datang ke rumah saya," tutur Amien.

    Kalau waktu Presiden Jokowi padat, Amien mengatakan pertemuan itu tidak perlu begitu lama alias secukupnya saja. Misalnya sekitar 20 menit saja. "Enggak usah pakai makan-minum, enggak usah, secukupnya aja. Saya sambut dengan baik, ya," kata Amien.

    Meski merasa pertemuan itu penting, Amien enggan apabila dia yang diundang bertemu dengan Jokowi di Istana. Sebab, ia tak mau pertemuan itu dijungkirbalikkan isunya. "Saya enggak mau. Datang ke Amien Rais, rakyat biasa, enggak ada masalah," ucap Amien.

    CAESAR AKBAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.