Ingin JK Jadi Presiden, Pengusaha Bugis Terinspirasi Mahatir

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekretaris Jenderal Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan Ibnu Munzir (kanan) usai menyampaikan undangan buka puasa dan pertemuan saudagar Bugis Makassar kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla di kantor wakil presiden, Jakarta, 24 Mei 2018. Tempo / Friski Riana

    Sekretaris Jenderal Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan Ibnu Munzir (kanan) usai menyampaikan undangan buka puasa dan pertemuan saudagar Bugis Makassar kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla di kantor wakil presiden, Jakarta, 24 Mei 2018. Tempo / Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengusaha asal Sulawesi Selatan, Andi Rukman N. Karumpa, berharap Wakil Presiden Jusuf Kalla mengikuti pemilihan presiden 2019. Menurut Andi, usia JK yang kini mencapai 76 tahun, bukan menjadi kendala untuk menjadi pemimpin. Ia pun membandingkan JK dengan Mahathir Mohamad yang baru saja terpilih menjadi Perdana Menteri Malaysia di usianya ke-92 tahun.

    "Kalau Mahathir saja bisa, masa Pak JK enggak bisa. Tapi jangan wakil presiden lagi, orang Bugis kepingin beliau jadi presiden," kata Andi di kantor wakil presiden, Jakarta, Kamis, 24 Mei 2018.

    Baca juga: 200 Mubaligh Kemenag, JK: Kita Butuh 300 Ribu Penceramah

    Andi menilai, JK lebih baik menjadi pemimpin daripada kembali menjadi orang nomor dua di Tanah Air. Namun, ia menambahkan, JK sendiri sudah memutuskan untuk tidak maju lagi mendampingi Joko Widodo dalam pemilihan presiden 2019. "Pak JK kan sudah tidak mau. Tapi, kalau rakyat menginginkan, konstitusi masih mengizinkan, ya silakan," ujarnya.

    JK sebelumnya sudah menegaskan dirinya tidak akan maju lagi dalam pemilihan presiden 2019 mendampingi Jokowi. "Kan saya sudah katakan, saya ini mempertimbangkan juga segi umur, biarkan yang lebih muda," ujarnya di kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, pada Selasa, 13 Februari 2018.

    Baca: Anwar Ibrahim Kunjungi Wapres JK, Bicara Pengalaman dan Politik

    Selain dari segi umur, JK mengatakan tak bisa maju lagi karena sudah dua kali menjabat sebagai wakil presiden. Pada akhir April 2018, aturan soal masa jabatan wapres dan presiden selama dua periode yang diatur dalam UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum digugat ke Mahkamah Konstitusi.


  • JK
  •  

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.