Saat Sultan HB X Nasihati Fahri Hamzah Soal Gaya Bicaranya

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (ki-ka) Wakil Ketua DPR  Fahri Hamzah, tokoh reformasi Amien Rais dan Ketua MPR Zulkifli Hasan saat menghadiri acara peringatan 20 tahun reformasi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, 21 Mei 2018. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    (ki-ka) Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, tokoh reformasi Amien Rais dan Ketua MPR Zulkifli Hasan saat menghadiri acara peringatan 20 tahun reformasi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, 21 Mei 2018. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menemui Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kantor Kepatihan Yogyakarta, untuk meminta nasihat mengenai berbagai hal sebagai salah satu tokoh reformasi.

    "Saya datang meminta nasihat dari beliau sebagai sesepuh bangsa," kata Fahri saat ditemui seusai bertemu Sultan, Selasa 22 Mei 2018.

    Menurut Fahri Hamzah, Sultan merupakan salah satu tokoh pencetus Deklarasi Ciganjur yang mendukung reformasi politik 1998. "Beliau salah satu tokoh yang berkumpul di Ciganjur. Dan kalau tokoh-tokoh ini ketemu berarti ada masalah di bangsa ini. Sekarang masih ada tiga tokoh-tokoh itu yakni Bu Mega, Pak Amien, dan beliau," kata Fahri.

    Baca juga: Kenapa Amien Rais Kumat Kritik Pemerintah? Ini Kata Fahri Hamzah

    Dalam pertemuan selama lebih dari satu jam itu, Sultan HB X memberikan banyak nasihat. Mulai dari perbedaan antara negara dan pemerintahan, bagaimana menjaga semangat kolektif bangsa, bagaimana menjaga agar pemerintah tetap inovatif melihat keadaan untuk mengantisipasi zaman, hingga nasihat untuk pribadi Fahri Hamzah sendiri.

    "Ada juga nasihat pribadi tentang gaya saya berbicara, luar biasa tadi tajam dan padat sekali," kata dia.

    "Beliau mengatakan pada saya bahwa Pak Fahri itu kan berargumen. Argumennya tajam. Beliau bilang argumen yang tajam tidak semua bisa punya, tetapi mungkin gayanya ini yang perlu menimbang keadaan dari masyarakat. Saya bilang terimakasih," kata Fahri sambil tertawa.

    Baca juga: Fahri Hamzah: Tiga Partai Paling Memanfaatkan Jokowi, Siapa?

    Menurut Fahri Hamzah, Sultan sangat hafal dan menguasai kepribadian orang pesisir dan orang pedalaman berikut kelebihan dan kelemahannya. Adapun nasihat-nasihat yang diberikan kepada Fahri adalah hasil konteks pembacaan Sultan terhadap kultur orang Indonesia.

    "Saya kira saya hari ini mendapat keberkahan di Bulan Ramadhan ini berupa nasihat gratis dari Pak Sultan," kata Fahri sembari menegaskan bahwa tidak ada pembicaraan mengenai politik dalam pertemuan itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.