Jokowi akan Buka Konferensi Ulama Afghanistan-Indonesia-Pakistan

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Duta Besar Afganistan untuk Indonesia, Roya Rahmani, menjelaskan hubungan bilateral Afganistan - Indonesia yang mengalami kemajuan dalam beberapa tahun terakhir. MARIA FRANSISCA

    Duta Besar Afganistan untuk Indonesia, Roya Rahmani, menjelaskan hubungan bilateral Afganistan - Indonesia yang mengalami kemajuan dalam beberapa tahun terakhir. MARIA FRANSISCA

    TEMPO.CO, Bogor- Presiden Joko Widodo akan membuka konferensi tingkat tinggi ulama trilateral Afghanistan-Indonesia-Pakistan di Istana Kepresidenan Bogor, Bogor, Jawa Barat, hari ini, Jumat, 11 Mei 2018. Pertemuan ini bersejarah lantaran untuk pertama kalinya para ulama dari tiga negara itu berkumpul membahas perdamaian di Afghanistan. 

    Kementerian Luar Negeri Indonesia menyatakan tema konferensi ini adalah “Islam Rahmatan lil Alamin, Perdamaian dan Stabilitas di Afghanistan”. "Para ulama itu akan berdiskusi tentang peran mereka dalam menebar benih perdamaian dan solidaritas di Afghanistan," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Kamis, 10 Mei 2018.

    Baca: Ulama Indonesia, Afganistan dan Pakistan Siap ...

    Dalam konferensi ini topik perdamaian dan persahabatan dalam Islam, ekstremisme dan toleransi, dan peran negara serta langkah ke depan menjadi agenda pembahasan ulama itu.

    Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Presiden Jokowi ke Afghanistan dan Pakistan awal tahun 2018. Saat bertemu dengan Presiden Ashraf Ghani dari Afghanistan dan Presiden Mamnoon Hussain serta Perdana Menteri Shahid Abbasi dari Pakistan, Jokowi menawarkan untuk menyelenggarakan konferensi ulama trilateral di Indonesia.

    Baca: Akan Hadiri KTT ASEAN-Australia, Jokowi Minta Bertemu Turnbull ...

    Konferensi tingkat tinggi ulama trilateral Afghanistan-Indonesia-Pakistan ini akan ditutup oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla. Dalam Konferensi Proses Perdamaian Kabul ke-2 di Afghanistan Februari lalu, Kalla meminta para ulama yang hadir saat ini bisa menyampaikan pesan perdamaian untuk Afghanistan. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.