Kantor Didatangi Brimob, Gerindra: Kami Bakal Lakukan Investigasi

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto (kiri), memimpin upacara ziarah di kawasan Makam Presiden Soekarno, Blitar, Jawa Timur, 4 Mei 2018. Konsolidasi kader di Jawa Timur ini dalam rangka pemenangan Pilkada Jatim 2018, Pemilu serta Pemilihan Presiden 2019. ANTARA/Irfan Anshori

    Ketua umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto (kiri), memimpin upacara ziarah di kawasan Makam Presiden Soekarno, Blitar, Jawa Timur, 4 Mei 2018. Konsolidasi kader di Jawa Timur ini dalam rangka pemenangan Pilkada Jatim 2018, Pemilu serta Pemilihan Presiden 2019. ANTARA/Irfan Anshori

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota badan komunikasi DPP Gerindra, Andre Rosiade, mengatakan partainya akan melakukan investigasi terkait dengan kedatangan anggota Brigade Mobil Kepolisian Daerah Jawa Tengah ke DPC Gerindra Semarang pada Jumat, 4 Mei 2018. Sebab, beredar kabar anggota Brimob yang datang ke kantor Gerindra Semarang menanyakan kaus #2019GantiPresiden.

    "Secara partai kami tetap melakukan investigasi, meski Ketua DPC Gerindra Semarang telah meminta maaf (kepada polisi)," kata Andre melalui pesan pendek, Ahad, 6 Mei 2018.

    Baca: Kantor di Semarang Didatangi Brimob, Begini Tanggapan Gerindra

    Selain itu, menurut dia, permohonan maaf Ketua DPC Gerindra Semarang Sigit Ibnugroho merupakan tindakan pribadi, bukan atas nama partai. Seharusnya, kata Andre, dalam kejadian ini pihak kepolisian bisa berkomunikasi dengan pengurus DPC Gerindra Semarang atau pun DPD Gerindra Jawa Tengah sebelum datang.

    "Kedatangan pihak Brimob pun tidak dilengkapi surat tugas," ujarnya. Secara kepartaian, Gerindra perlu melakukan investigasi untuk mengetahui duduk persoalan yang terjadi. Soalnya, Gerindra melihat kedatangan anggota Brimob terkesan seperti melakukan intimidasi ke partainya.

    "Kami juga akan menginvestigasi apakah pernyataan maaf Ketua DPC Gerindra Semarang dalam tekanan atau tidak," ujarnya. "Bahkan malam ini Waketum kami, Bang Fadli Zon, menuju Semarang untuk bertemu dengan DPC Semarang."

    Baca: Penjelasan Polisi Soal Brimob Datangi Kantor DPD Gerindra

    Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Markas Besar Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto memberikan penjelasan bahwa kedatangan anggota Brimob ke Gerindra adalah patroli biasa. Ia membantah adanya tindakan anggota yang menanyakan soal keberadaan kaus #2019GantiPresiden.

    Setyo juga mengatakan kedatangan anggota Brimob bukan hanya di kantor Gerindra, melainkan semua sekretariat partai di sana. “Kantor Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilu juga kami datangi. Jadi patroli biasa,” katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.