Mahfud MD: Gatot Lebih Siap Lawan Jokowi ketimbang Prabowo

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo bertemu dengan Laksamana Rob Bauer, Panglima Angkatan Bersenjata Belanda. Istimewa

    Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo bertemu dengan Laksamana Rob Bauer, Panglima Angkatan Bersenjata Belanda. Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Pakar hukum, Mahfud MD, menilai Gatot Nurmantyo lebih siap bersaing dengan Joko Widodo atau Jokowi dalam pemilihan presiden 2019 dibanding Prabowo Subianto. "Perkiraan saya, Gatot yang akan bersaing dengan Jokowi," kata Mahfud saat ditemui di Jakarta Selatan, Kamis, 19 April 2018.

    Menurut Mahfud, Gatot sudah menyatakan kesiapannya maju sebagai calon presiden. Selain itu, Gatot sudah memiliki kekuatan besar sebagai modal bertarung dalam pemilihan presiden.

    Baca:
    Prabowo Menelepon Luhut Panjaitan yang Lagi ...
    Luhut Panjaitan Jelaskan Soal Pertemuannya ...

    Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu memperkirakan Prabowo tidak akan maju dalam pemilu tahun depan meski telah dideklarasikan Partai Gerindra. "Prabowo belum membantah kalau batal maju."

    Mahfud juga melihat dukungan yang muncul untuk Gatot membuat mantan Panglima Tentara Nasional Indonesia itu lebih memungkinkan menjadi pesaing Jokowi ketimbang Prabowo.

    Baca:
    Presiden PKS: Kepada Luhut, Prabowo Menolak ...
    Mengapa Pendukung Jokowi Senang Prabowo ...

    Mahfud menjelaskan, melihat dinamika politik, semua kemungkinan masih akan terjadi dalam tiga bulan menjelang masa pendaftaran calon presiden dan calon wakil presiden pada Agustus 2018, termasuk munculnya poros ketiga dalam pemilihan presiden. "Semua kemungkinan masih bisa terjadi, apalagi di saat-saat terakhir."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.