Amien Rais Sebut Partai Allah dan Partai Setan, PSI Tak Terima

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Amien Rais menaiki tangga menuju ruang sidang vonis Buni Yani di Bandung, Jawa Barat, 11 November 2017. Buni Yani didakwa melanggar UU ITE terkait pidato mantan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama. TEMPO/Prima Mulia

    Amien Rais menaiki tangga menuju ruang sidang vonis Buni Yani di Bandung, Jawa Barat, 11 November 2017. Buni Yani didakwa melanggar UU ITE terkait pidato mantan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Politikus senior Partai Amanat Nasional (PAN)  Amien Rais dianggap membuat kontroversi sehubungan dengan pernyatannya yang menyebut ada Partai Allah dan Partai Setan. Wakil Sekretaris Partai Solidaritas Indonesia atau PSI Danik Eka Rahmaningtias mengatakan semua partai berniat berjuang untuk kebaikan bangsa dengan ideologi dan strategi yang tentu saja berbeda.

    "Sangat tidak bijak untuk mengkategorikan Partai Allah dan Partai Setan. Siapa yang menentukan dan apa pembuktiannya," kata Danik melalui pernyataan tertulis, Sabtu, 14 April 2018.

    Baca: Amien Rais: Karena Elektabilitas Jokowi, Silent Majority Penting

    Amien membedakan Partai Allah dan Partai Setan saat tausiyah usai mengikuti Gerakan Indonesia Salat Subuh Berjemaah di Masjid Baiturrahim, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat, 13 April 2018.

    Sebagai tokoh senor bangsa, PSI merindukan petuah sejuk dari mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat dan tokoh reformasi itu. Namun dengan pernyataan Amien tersebut, PSI menjadi bertanya-tanya.

    "Dari mana Amien mengatakan gerakan ganti presiden yang terjadi di daerah dikehendaki oleh Allah? Sekali lagi, kami mengharapkan petuah yang sejuk dan bijak dari tokoh reformasi," tuturnya.

    Simak: Jusuf Kalla: Kalau Tidak Mengkritik Itu Bukan Amien Rais

    Jika Amien berkukuh mengkategorikan partai tertentu sebagai partai Allah, menurut dia, sangat melawan logika rakyat Indonesia. Soalnya, mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera dan Gubernur Jambi dari PAN berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi.

    "Satu sudah terpidana, satu lagi ditahan menunggu persidangan. Atau mungkin ini sebaliknya Pak Amien, bahwa Yang Kuasa ingin tunjukkan watak asli partai-partai ini," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Manfaat dan Dampak Pemangkasan Eselon yang Dicetuskan Jokowi

    Jokowi ingin empat level eselon dijadikan dua level saja. Level yang hilang diganti menjadi jabatan fungsional.