TNI AU Akan Bangun Markas Komando Operasi di Biak

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Yuyu Sutisna saat menjadi inspektur upacara dalam hari ulang tahun TNI AD ke-72 di Landasan Udara Halim Perdana Kusuma, 9 April 2019. Tempo/Hendartyo Hanggi

    Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Yuyu Sutisna saat menjadi inspektur upacara dalam hari ulang tahun TNI AD ke-72 di Landasan Udara Halim Perdana Kusuma, 9 April 2019. Tempo/Hendartyo Hanggi

    TEMPO.CO, Jakarta - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) akan membentuk Komando Operasi Angkatan Udara (Koops) 3 di wilayah Indonesia timur. Menurut Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Yuyu Sutisna, Koops perlu dibangun karena wilayah timur Indonesia cukup luas.

    "Sementara ini markas komandonya berada di Biak, karena di sana fasilitas infrastruktur sudah cukup memadai," kata Yuyu seusai upacara HUT ke-72 TNI AU di Landasan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin, 9 April 2018.

    Baca: Panglima TNI Hadi Tjahjanto Hadiri Upacara HUT TNI AU ke-72

    Yuyu mengatakan pembangunan Koops bertujuan membangun postur TNI AU yang mampu mengemban tugas sebagai penegak kedaulatan negara di udara. Pengembangan organisasi yang sesuai dengan tuntutan tugas tersebut juga untuk menangkal setiap ancaman.

    Dengan demikian, kata dia, akan terwujud satu kesatuan komando atau unity of command dan inter of ability yang lebih baik dengan TNI Angkatan Laut dan Angkatan Darat dalam pelaksanaan tugas operasi gabungan.

    Baca: Panglima TNI Tinjau Kapal Selam Pesanan TNI AL di Korea Selatan

    Yuyu mengatakan rencana pembentukan Koops tersebut sudah disampaikan kepada Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. "Panglima TNI sudah memproses dan menunggu kami, nanti perintah ataupun keputusannya dari komando atas," ucap Yuyu.

    Lebih lanjut, Yuyu mengatakan, Koops di wilayah timur akan dibentuk dengan satu skuadron tempur, kemudian satu skuadron angkut sesuai dengan rencana strategis TNI AU.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.