Panglima TNI Tinjau Kapal Selam Pesanan TNI AL di Korea Selatan

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto berpose sebelum menerbangkan pesawat Sukhoi SU30 dalam acara Penyematan Brevet Penerbang Kehormatan TNI AU di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, 20 Desember 2017. TEMPO/Zara Amelia Adlina

    Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto berpose sebelum menerbangkan pesawat Sukhoi SU30 dalam acara Penyematan Brevet Penerbang Kehormatan TNI AU di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, 20 Desember 2017. TEMPO/Zara Amelia Adlina

    TEMPO.CO, Jakarta - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto melaksanakan kunjungan kerja ke Korea Selatan dalam rangka meninjau kesiapan Kapal Selam KRI Ardadedali-404. Kapal tersebut dipesan pemerintah Indonesia di galangan kapal Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME).

    Baca: Ke Nunukan, Panglima TNI Dapat Keluhan Sulitnya Transportasi

    "Terima kasih atas sambutan yang hangat dari pimpinan dan staf perusahaan galangan kapal DSME Korea Selatan," kata Hadi Tjahjanto dalam keterangan tertulis, Sabtu, 7 April 2018.

    Hadi beserta rombongan disambut oleh pimpinan perusahanan DSME Korea Selatan Sung Leep Jung beserta staf. Dalam kesempatan tersebut, perusahaan galangan kapal memberikan penjelasan secara garis besar tentang perkembangan perusahaan.

    Hadi juga mengatakan, kerja sama antara Indonesia dan Korea Selatan selama ini telah terjalin dengan sangat baik. Kerja sama tersebut saat ini terlaksana dalam pembangunan kapal pesanan pemerintah Indonesia.

    Dalam hal ini kerja sama melibatkan PT PAL dengan DSME Korea Selatan, yang disertai mekanisme kerja sama transfer teknologi (ToT).

    Menurut Panglima, KRI Ardadedali-404, mempunyai sistem teknologi yang modern. Ia berharap bisa ditingkatkan lebih modern dari kapal selam sebelumnya. KRI Ardadedali-404 merupakan pesanan kapal selam kedua pemerintah RI dari galangan kapal DSME.

    Baca: Hadi Tjahjanto Minta Keluarga Besar TNI Tak Bikin Manuver Politik

    Panglima TNI juga mengucapkan terima kasih kepada pimpinan DSME, karena para tenaga ahli Indonesia sudah mendapatkan pengalaman dan pengetahuan dalam membuat kapal selam sejak awal proses.

    Simak artikel lainnya tentang Panglima TNI di tempo.co


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.