Sandiaga Pimpin Tim Internal untuk Persiapan Deklarasi Prabowo

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Prabowo Subianto. Dok.TEMPO/Dhemas Reviyanto Atmodjo

    Prabowo Subianto. Dok.TEMPO/Dhemas Reviyanto Atmodjo

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono mengatakan partainya telah membentuk tim internal untuk deklarasi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai calon presiden. Tim itu dipimpin Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.

    "Ada Sandiaga Uno untuk persiapan rencana deklarasi Prabowo," kata Ferry kepada Tempo, Ahad, 1 April 2018. Menurut dia, tim internal hanya bersifat informal dan bukan untuk menjaring calon wakil presiden ataupun sebagai tim pemenangan. “Sifatnya mengkoordinir secara internal saja,” ujarnya.

    Baca:
    Sandiaga Uno Ketua Tim Pemilihan Wakil Prabowo, Ini Alasannya
    Sandiaga Uno Ketua Tim Pemilihan Wakil ...

    Tim pemenangan, kata dia, baru akan dibentuk jika sudah ada kesepakatan dengan partai koalisi. "Itu informal. Orang cuma sifatnya mengkoordinir internal saja," ucapnya. Salah satu anggota tim internal itu adalah Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani.

    Ferry menuturkan partainya sudah mempertimbangkan sejumlah nama untuk calon wakil presiden (cawapres) Prabowo. Nama-nama yang dipertimbangkan, kata Ferry, merupakan nama yang sudah beredar belakangan ini. Dari partai, misalnya, ada nama Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar, dan Presiden Partai Keadilan Sejahtera Sohibul Iman.

    Baca:
    Gatot Nurmantyo Bicara Pertemuannya dengan Prabowo di Kertanegara
    Pengamat: Elektabilitas Prabowo Tidak Bisa ... 

    Dari luar partai ada Gatot Nurmantyo (mantan Panglima Tentara Nasional Indonesia) dan Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta 2017-2022. “Sudah gitu saja. Masak, pakai tim lagi, sih?" tutur Ferry. Gerindra merasa tak perlu membentuk tim internal lagi.

    Prabowo sudah menugasi Sandi dan Ferry berkeliling Jawa Barat dan Jawa Tengah. "Tapi konteksnya membantu pilkada.” Sandi, kata Ferry, akan memanfaatkan waktu izin cuti untuk Jawa Tengah dan Jawa Barat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.