Soal Pencapresan, Desmond Gerindra: Keputusan di Tangan Prabowo

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Desmond J. Mahesa. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Desmond J. Mahesa. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra Desmond Junaidi Mahesa mengatakan Prabowo Subianto masih mempertimbangkan pencalonannya sebagai calon presiden pada pilpres 2019. Namun, menurut dia, seluruh kader partai berharap Ketua Umum Gerindra itu maju dalam pemilihan presiden.

    "Semua kader partai mengharapkan Pak Prabowo maju dan ini sudah dideklarasikan," kata Desmond, yang juga Wakil Ketua Komisi Hukum DPR di Kompleks Parlemen, Senayan pada Rabu, 28 Maret 2018.

    Baca: Soal Deklarasi Capres, Prabowo: Nanti, Kita Lihat Dukungan

    Prabowo Subianto telah mendapat deklarasi dukungan dari sejumlah DPD Gerindra di daerah untuk maju dalam pilpres 2019. Dasar pendeklarasian tersebut, kata Desmond, berasal dari desakan kader partai di daerah dan kader yang menyukai ketokohan Prabowo. "Ini bahan pertimbangan Pak Prabowo. Kami berharap Pak Prabowo mencalonkan diri," kata dia.

    Meski begitu, Desmond mengatakan berdasarkan keputusan Rapat Kerja Nasional Partai Gerindra pada April 2017, telah memberikan mandat kepada Prabowo untuk menentukan arah politik pada 2019.

    Baca: Hashim: Kesehatan dan Logistik Jadi Pertimbangan Prabowo Nyapres

    "Prabowo bilang elektabilitas saya gimana, umur, dan kesehatan. Akhirnya putusan adalah menyerahkan kepada Pak Prabowo mengambil keputusan," kata Desmond.

    Karena itu, menurut Desmond, Prabowo dapat menerima atau tidak menerima keinginan kader partainya untuk maju. "Bisa saja Prabowo mengindahkan apa harapan kader, kan semua tergantung Pak Prabowo. Ini yang hari ini membuat resah, tapi kami harap Prabowo mencalonkan diri," kata dia. Namun ia berkeyakinan desakan pengurus daerah bisa membuat Prabowo maju dalam pilpres.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.