Minggu, 22 September 2019

Kata Ketua KY, Hakim PN Tangerang sudah Lama Masuk Radar KPK

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Komisi Yudisial, Aidul Fitri Azhari, saat memberikan keterangan terkait OTT KPK yang menciduk hakim dan panitera di Pengadilan Negeri Tangerang. TEMPO/JONIANSYAH HARDJONO

    Ketua Komisi Yudisial, Aidul Fitri Azhari, saat memberikan keterangan terkait OTT KPK yang menciduk hakim dan panitera di Pengadilan Negeri Tangerang. TEMPO/JONIANSYAH HARDJONO

    TEMPO.CO, Tangerang - Ketua Komisi Yudisial (KY) Aidul Fitriciada Azhari menemui Ketua Pengadilan Negeri Tangerang Muhammad Damis pasca-penangkapan hakim dan panitera PN Tangerang oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT).

    "Saya sudah bertemu dengan Ketua PN Tangerang, beliau membenarkan ada hakim yang terkena OTT," kata Aidul di PN Tangerang, Selasa 13 Maret 2018.

    Baca: PN Tangerang Membenarkan Hakim dan Panitera Kena OTT KPK

    Senin, 12 Maret 2018, KPK menangkap hakim dan panitera PN Tangerang dalam OTT. Dalam OTT itu, lembaga antirasuah menangkap tujuh orang, termasuk dari unsur penasehat hukum dan swasta. KPK juga menyita sejumlah uang dalam penangkapan tersebut.

    Menurut Aidul, KY telah lama mengawasi hakim-hakim di PN Tangerang. "Bahkan, Ketua PN sudah memberikan peringatan," ujarnya.

    Baca: OTT di PN Tangerang, KPK Juga Tangkap Seorang Hakim

    Terkait dengan diciduknya salah satu hakim dalam OTT itu, menurut KY, hakim di PN Tangerang sudah lama masuk dalam radar target KPK. "Itu sudah disampaikan kepada kami sebelumnya," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe