Sebelum Putuskan TGPF Novel Baswedan, Jokowi Akan Panggil Kapolri

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan saat berbincang-bincang dengan awak media di kediamannya, Jalan Deposito, Nomor 8/T, Kelapa Gading, Jakarta, 27 Februari 2018. TEMPO/Dewi Nurita

    Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan saat berbincang-bincang dengan awak media di kediamannya, Jalan Deposito, Nomor 8/T, Kelapa Gading, Jakarta, 27 Februari 2018. TEMPO/Dewi Nurita

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi akan memanggil Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian terkait dengan perkembangan kasus penyerangan yang dialami penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan. Menurut Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Informasi Johan Budi, langkah tersebut diambil sebelum ada keputusan tentang pembentukan tim gabungan pencari fakta (TGPF).

    "Sebelum memutuskan membentuk TGPF, Presiden ingin mendengarkan laporan progres penyelidikan yang dilakukan oleh Kapolri," katanya di kompleks Istana Negara, Jakarta, Rabu, 28 Februari 2018.

    Baca: Ditanya Temuan Ombudsman, Begini Jawaban Novel Baswedan

    Johan mengatakan Presiden Jokowi menaruh perhatian terhadap pengungkapan kasus tersebut. Presiden, kata dia, meminta kepolisian tidak hanya mencari pelaku, tapi juga orang yang berada di belakang pelaku.

    "Karena tidak boleh penegak hukum, siapa pun, ya, tidak hanya Novel, dalam melaksanakan tugas wewenangnya, apalagi dalam memberantas korupsi, mengalami teror, intimidasi," ujarnya.

    Baca: Soal TGPF, Novel Baswedan Serahkan pada Presiden Jokowi

    Johan mengatakan belum bisa memastikan kapan Tito akan dipanggil. "Aku belum konfirmasi lagi. Kemarin kan Presiden masih ada kunjungan di luar, kunker (kunjungan kerja). Nanti aku sampaikan," ucapnya.

    Usulan pembentukan TGPF untuk kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan sudah disuarakan sejak tahun lalu. Namun Johan mengatakan Presiden saat itu langsung memanggil Kapolri.

    Dalam penjelasannya, Kapolri menyebut ada progres yang ditemukan. "Setelah ketemu Presiden kan Pak Kapolri konpers (konferensi pers), dan dia menunjukkan sketsa wajah. Nah, tapi setelah itu masih belum ketemu, belum ketangkap pelaku atau dalangnya. Makanya Pak Presiden ingin mendengar dari Pak Kapolri dulu selaku bawahannya," tutur Johan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kawhi Leonard Angkat Toronto Raptors Menjadi Juara NBA 2019

    Toronto Raptors, dimotori oleh Kawhi Leonard, mengalahkan Golden State Warrior dengan skor 114-100 di Oracle Arena, kandang Stephen Curry dan tim.