PDIP Gelar Rakernas III di Bali Bahas Pilkada hingga Pemilu 2019

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum PDI Perjuangan Pusat, Megawati Soekarno Putri mengumumkan   bakal calon Pemilu Daerah Jawa Timur Saifullah Yusuf wakil bakal Calon Abdullah Awar Anas dan Bakal Calon Gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah  Sudirman Sulaiman dalam penunjukan Bakal calon dari PDIP Perjuangan di Kantor DPP PDI Perjuangan Jakarta, 15 Oktober 2017. TEMPO/Amston Probel

    Ketua Umum PDI Perjuangan Pusat, Megawati Soekarno Putri mengumumkan bakal calon Pemilu Daerah Jawa Timur Saifullah Yusuf wakil bakal Calon Abdullah Awar Anas dan Bakal Calon Gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah Sudirman Sulaiman dalam penunjukan Bakal calon dari PDIP Perjuangan di Kantor DPP PDI Perjuangan Jakarta, 15 Oktober 2017. TEMPO/Amston Probel

    TEMPO.CO, Denpasar - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menggelar Rapat Kerja Nasional III di Hotel Grand Inna Bali Beach Hotel, Bali. Rapat tersebut dibuka mulai hari ini. Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan rakernas tersebut untuk membahas strategi partai menghadapi Pemilihan Kepala Daerah 2018 dan Pemilihan Umum 2019.

    "Rakernas membahas hal-hal strategis terkait pelaksanaan pilkada serentak, konsolidasi partai dalam rangka Pileg dan Pilpres 2019," kata Hasto dalam keterangan tertulis kepada wartawan di Denpasar, Bali, Jumat 23 Februari 2018.

    Baca: Hasto Kristiyanto: Rakernas III PDIP di Bali Tidak Umumkan Capres

    Rencananya, kata Hasto, Rakernas III PDI Perjuangan yang bakal dibuka pukul 14.00 ini mengambil tema "Pola Pembangunan Berdikari untuk Indonesia Raya". Menurut dia, tema ini bisa memberikan arah prioritas pembangunan yang bertumpu pada Pancasila. "Ini tatanan yang hanya terbentuk apabila kita berdaulat, berdikari, dan bangga dengan kebudayaan kita sendiri," ujarnya.

    Hasto mengatakan rakernas ini juga bakal menyinggung konsolidasi mengenai konsep pembangunan berdikari partai penguasa tersebut. "Apa yang dibahas sebagai 'Pola Pembangunan Berdikari' nanti akan menjadi dasar bagaimana partai mengelola pemerintahan negara dari pusat hingga ke provinsi, kabupaten/kota," ujarnya.

    Nantinya, Hasto berujar hasil rakernas ini akan menjadi garis pemandu pengambilan kebijakan kader PDI-Perjuangan di pemerintahan. "Contoh sederhana, bagaimana Indonesia berdaulat di bidang pangan, dijabarkan dalam 'Pembangunan Berdikari' tersebut," ujarnya.

    Baca: Kabar Budi Gunawan Jadi Cawapres Jokowi, PDIP: Itu Gosip

    Rakernas PDIP yang bakal digelar hingga 25 Februari ini bakal digelar secara tertutup. Meski begitu, Hasto memastikan keseluruhan materi rakernas menunjukkan perhatian PDI Perjuangan terhadap watak politik ideologis yang membangun peradaban.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Klaim Sandiaga Uno Soal Tenaga Kerja Asing Tak Sebutkan Angka

    Sandiaga Uno tak menyebutkan jumlah Tenaga Kerja Asing dalam debat cawapres pada 17 Maret 2019. Begini rinciannya menurut Kementerian Ketenagakerjaan.