Jokowi Akan Resmikan Lapangan Tenis GBK Hari ini

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo memberi keterangan pers seusai menyaksikan laga persahabatan Indonesia vs Islandia di Gelora Bung Karno, 14 Januari 2018. Tempo/Amirullah Suhada.

    Presiden Joko Widodo memberi keterangan pers seusai menyaksikan laga persahabatan Indonesia vs Islandia di Gelora Bung Karno, 14 Januari 2018. Tempo/Amirullah Suhada.

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo akan meresmikan lapangan tenis terbuka komplek Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Sabtu pagi, 3 Februari 2018. Dari informasi yang diterima Tempo, Jokowi dijadwalkan melakukan peresmian pada pukul 10.00 WIB.

    Lapangan tenis Senayan baru saja selesai direnovasi. Rencananya, lapangan akan digunakan sebagai venue pertandingan untuk Asian Games 2018.

    Baca: Jokowi Resmikan Renovasi Stadion Utama GBK

    Pekan lalu, Jokowi juga meresmikan arena pertandingan Istora Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta Pusat, pada Selasa sore, 23 Januari 2018. "Saya betul-betul terkejut masuk ke sini tadi. Ada perubahan total dari Istora dari keadaan sebelumnya," kata Jokowi dalam kata sambutannya saat meresmikan Istora GBK.

    Baca: Indonesia vs Islandia, Jokowi Puji Kualitas Stadion GBK

    Istora baru saja selesai direnovasi menjelang Asian Games 2018 pada Agustus mendatang. Usai direnovasi, arena digunakan oleh Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) untuk menggelar turnamen Indonesia Masters 2018. Sejumlah atlet top Indonesia dan dunia berpartisipasi dalam turnamen yang memperebutkan hadiah sebesar US$ 350 ribu itu.

    Venue lainnya yang lebih dulu diresmikan Presiden Jokowi adalah Stadion Utama Gelora Bung Karno. Saat itu, Jokowi melanjutkan dengan menonton laga persahabatan antara Timnas Indonesia vs Islandia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.