Kasus Suap Perizinan, Wali Kota Cilegon Segera Diadili

Wali Kota Cilegon nonaktif, Tubagus Iman Aryadi, seusai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, 11 Oktober 2017. Tubagus Iman Aryadi diperiksa sebagai tersangka kasus suap pengurusan perizinan pembangunan Mall Transmart di Cilegon. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan perkara tiga tersangka penerima suap perizinan pembangunan mal Transmart di Cilegon ke tahap penuntutan. Juru bicara KPK, Febri Diansyah, menyatakan bahwa pelimpahan barang bukti dan tiga tersangka dilakukan pada Jumat, 19 Januari 2018.

"Ketiganya akan disidang di PN Serang," kata Febri dalam keterangan tertulisnya pada Jumat, 19 Januari 2018.

KPK menetapkan tiga orang sebagai tersangka dugaan penerima suap atas kasus pembangunan mal Transmart di Cilegon, Banten. Ketiga tersangka itu, yakni Wali Kota Cilegon Tubagus Iman Ariyadi, Kepala Badan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal Kota Cilegon Akhmad Dita Prawira, dan pihak swasta, Hendri.

Baca: Iman Ariyadi Ditangkap KPK, Mendagri Tunjuk Plt Wali Kota Cilegon

Menurut Febri, tempat tahanan ketiganya pun telah dipindahkan. Sejak Jumat kemarin, Iman Ariyadi akan ditempatkan di Rutan Kelas II B Serang, Akhmad Dita di Lapas Kelas II A Serang, dan Hendri di Lapas Kelas II A Serang.

KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Cilegon, Banten, Jumat malam, 22 September 2017. KPK menetapkan enam orang sebagai tersangka. Tiga tersangka lain adalah Project Manajer PT BA, Bayu Dwinanto Utomo; Direktur Utama PT KIEC, Tubagus Donny Sugihmukti; dan Legal Manager PT KIEC, Eka Wandoro. Mereka ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap.

KPK telah melimpahkan perkara tiga pemberi suap itu ke kejaksaan pada Senin, 20 November 2017. Persidangan direncanakan berlangsung di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi, Serang.

Baca: Suap Wali Kota Cilegon, KPK Limpahkan 3 Perkara ke Kejaksaan

Saat OTT, KPK menyita uang Rp 1,152 miliar. Uang itu diduga merupakan bagian dari komitmen fee proyek pembangunan mal Transmart senilai Rp 1,5 miliar untuk Wali Kota Cilegon Tubagus Iman Ariyadi.

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan menuturkan uang yang disita KPK itu berasal dari dua perusahaan. Uang Rp 800 juta dari PT Brantas Abipraya dan Rp 352 juta merupakan sisa uang Rp 700 juta dari PT Krakatau Industri Estate Cilegon.

KPK menduga uang tersebut digunakan untuk memuluskan proses perizinan terkait rekomendasi analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) pembangunan mal Transmart. "Uang tersebut ditransfer dari PT KIEC dan PT BA melalui Cilegon United agar dikeluarkan perizinan untuk pembangunan mal Transmart," kata dia.






KPK Periksa Pilot dan Direktur RDG di Kasus Lukas Enembe

11 jam lalu

KPK Periksa Pilot dan Direktur RDG di Kasus Lukas Enembe

KPK belum berhasil memeriksa Lukas Enembe. Lukas beralasan sakit.


KPK Tahan Penyuap Hakim Agung Sudrajad Dimyati

1 hari lalu

KPK Tahan Penyuap Hakim Agung Sudrajad Dimyati

KPK menyangka Sudrajad Dimyati dan lima pegawai MA itu menerima suap terkait pengurusan perkara pailit KSP Intidana.


Jaksa Dakwa Eks Wali Kota Ambon Terima Suap Rp 11,259 Miliar

5 hari lalu

Jaksa Dakwa Eks Wali Kota Ambon Terima Suap Rp 11,259 Miliar

Wali Kota Ambon selama dua periode ini didakwa telah menerima suap dan atau gratifikasi dari sejumlah kepala dinas di Pemkot Ambon.


Breaking News: KPK Resmi Tahan Hakim Agung Sudrajad Dimyati

11 hari lalu

Breaking News: KPK Resmi Tahan Hakim Agung Sudrajad Dimyati

Hakim Agung Sudrajad Dimyati resmi ditahan KPK hari ini. Dia ditahan sebagai tersangka kasus suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung.


Kasus Hakim Agung Sudrajad Dimyati, KPK Geledah Mahkamah Agung

11 hari lalu

Kasus Hakim Agung Sudrajad Dimyati, KPK Geledah Mahkamah Agung

Kasus Hakim Agung Sudrajad Dimyati terus didalami KPK. Hari ini penyidik menggeledah gedung Mahkamah Agung.


Kasus Suap Rektor Unila Karomani, KPK Tanya Ini Kepada Saksi Tjitjik

23 hari lalu

Kasus Suap Rektor Unila Karomani, KPK Tanya Ini Kepada Saksi Tjitjik

Prof Karomani yang saat itu menjabat Rektor Unila terjaring operasi tangkap tangan KPK pada Sabtu, 20 Agustus 2022, di Bandung karena kasus suap.


Diduga Terima Uang Suap Kasus Judi Online, Kanit Reskrim Polsek Penjaringan Terancam PTDH

27 hari lalu

Diduga Terima Uang Suap Kasus Judi Online, Kanit Reskrim Polsek Penjaringan Terancam PTDH

Sanksi PTDH adalah ancaman maksimal terhadap pelanggaran kode etik yang diduga dilakukan Kanit Reskrim Polsek Penjaringan dan 7 anak buahnya.


KPK Undang LPSK untuk Dalami Dugaan Suap Kasus Ferdy Sambo

43 hari lalu

KPK Undang LPSK untuk Dalami Dugaan Suap Kasus Ferdy Sambo

Saat itu LPSK mendatangi Ferdy Sambo di kantornya untuk membicarakan permintaan perlindungan dari istrinya, Putri Candrawathi dan Bharada E.


Kasus Suap Rektor Unila Disebut Mencoreng Dunia Pendidikan

43 hari lalu

Kasus Suap Rektor Unila Disebut Mencoreng Dunia Pendidikan

Ketua PP Muhammadiyah Anwar menyebut kasus suap yang diduga dilakukan Rektor Universitas Lampung (Unila) Karomani mencoreng dunia pendidikan.


Rektor Unila Tersangka Dugaan Suap, Kampus Pastikan Kuliah Berjalan Normal

43 hari lalu

Rektor Unila Tersangka Dugaan Suap, Kampus Pastikan Kuliah Berjalan Normal

Pimpinan Unila menyatakan semua aktivitas belajar mengajar dan pelayanan dasar Unila tetap berjalan sebaik-baiknya