Oesman Sapta Dipecat, Hanura Gelar Munas Luar Biasa Pekan Ini

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo berjalan bersama Ketua Umun Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Oesman Sapta (kiri) dan Ketua Dewan Pembina Partai Hanura, Wiranto (kanan) saat pembukaan Rapat Pimpinan Nasional ke-1 Partai Hanura di Kuta, Bali, 4 Juli 2017. Rapat yang digelar selama 3 hari ini juga bertujuan membahas agenda politik strategis nasional yaitu Pilkada serentak 2018 dan Pilpres 2019. Foto: Johannes P. Christo

    Presiden Joko Widodo berjalan bersama Ketua Umun Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Oesman Sapta (kiri) dan Ketua Dewan Pembina Partai Hanura, Wiranto (kanan) saat pembukaan Rapat Pimpinan Nasional ke-1 Partai Hanura di Kuta, Bali, 4 Juli 2017. Rapat yang digelar selama 3 hari ini juga bertujuan membahas agenda politik strategis nasional yaitu Pilkada serentak 2018 dan Pilpres 2019. Foto: Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Jakarta - Partai Hanura mengagendakan musyawarah nasional luar biasa untuk menentukan ketua umum dalam pekan ini. “Langkah ini merupakan langkah menyelamatkan partai menjelang pilkada,” kata Wakil Ketua Umum Partai Hanura Nurdin Tampubolon di Jakarta, Senin, 15 Januari 2018.

    Keputusan menggelar musyawarah nasional luar biasa itu menyusul pemecatan terhadap Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang. Oesman dipecat setelah lebih dari 400 Dewan Perwakilan Cabang tingkat Kabupaten Kota menyatakan mosi tidak percaya terhadap kepemimpinannya. Sedangkan di tingkat Dewan Pengurus Daerah (DPD) terdapat 27 daerah yang mengajukan mosi tidak percaya.  

    Baca: Sampaikan Mosi Tidak Percaya, Hanura Pecat OSO Jadi Ketum

    "Kami menyikapi dengan menunjuk Plt ketua umum," ujar Nurdin. Mantan Wakil Ketua Umum Hanura, Daryatmo, menggantikan Oesman sebagai pelaksana tugas ketua partai.

    Menurut Nurdin, salah satu yang mendasari mosi ini adalah keputusan Oesman mengganti beberapa Ketua DPD. Oesman juga sering dinilai melanggar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga partai dan sudah tidak sesuai dengan semangat partai. "Ini sudah tidak sesuai dengan prinsip Hanura."

    Baca juga: Hanura Pecat OSO, Wiranto Belum Menyatakan Sikap

    Pengurus Hanura, Rafinus Hutauruk, mengaku baru mengetahui banyaknya kekisruhan dalam kepemimpinan Oesman. Ia juga mengatakan, sebelum dipecat, Oesman sudah diperingati Dewan Pembina Hanura. "Partai sudah mengingatkan (Oesman) melalui Dewan Pembina."

    TAUFIQ SIDDIQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.