Rabu, 22 Agustus 2018

Komentar JK Soal Bambang Soesatyo Jadi Ketua DPR

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Jusuf Kalla bersantap siang bersama keluarga dan sahabat-sahabatnya saat liburan tahun baru 2018, Senin, 1 Januari 2018, di Hotel Hilton, Nusa Dua, Bali. Foto-foto: Juru bicara Wapres, Husain Abdullah.

    Wakil Presiden Jusuf Kalla bersantap siang bersama keluarga dan sahabat-sahabatnya saat liburan tahun baru 2018, Senin, 1 Januari 2018, di Hotel Hilton, Nusa Dua, Bali. Foto-foto: Juru bicara Wapres, Husain Abdullah.

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla angkat suara perihal kabar anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi Golkar, Bambang Soesatyo, akan diplot sebagai Ketua DPR. Menurut Kalla, sah-sah saja Bambang menjadi Ketua DPR menggantikan kandidat sebelumnya, yaitu Aziz Syamsudin.

    "Dua-duanya figur baik, cuma tentu salah satunya ada yang lebih baik," ujar pria yang akrab disapa JK itu ketika dicegat di Masjid Istiqlal, Jumat, 12 Januari 2018.

    Baca juga: Zainudin Amali: Bambang Soesatyo Calon Kuat Ketua DPR

    Nama Bambang tiba-tiba muncul sebagai kandidat Ketua DPR menggantikan Setya Novanto. Beberapa figur Golkar di DPR mengatakan Bambang memiliki peluang besar menjadi pemimpin di Senayan.

    Salah satu figur Golkar yang menyebut Bambang berpeluang besar menjadi Ketua DPR adalah Ahmadi Noor Supit. Malah, Ahmadi menyebut Bambang sudah pasti akan menjadi Ketua DPR dan para calon lain sudah memberinya selamat di Rapat Pleno Fraksi Golkar pada Kamis, 11 Januari 2018.

    JK enggan berkomentar banyak sampai Bambang sudah dipastikan menjadi Ketua DPR. Namun, menurut dia, tidak ada masalah pada sosok Bambang yang membuatnya tak pantas menjadi Ketua DPR.

    Baca juga: Golkar Pastikan Bambang Soesatyo Diajukan sebagai Ketua DPR

    Ditanyai apakah keikutsertaan Bambang di Panitia Khusus Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi tidak akan menjadi masalah ke depannya mengingat Golkar ingin “bersih”, JK mengatakan tidak. Menurut JK, tidak ada relevansi antara masuk di Pansus Hak Angket KPK dan menjadi Ketua DPR.

    "Enggak ada hubungannya antara melemahkan KPK atau tidak dan menjadi Ketua DPR. DPP Golkar nanti yang menentukan, saya melihat saja," ucap JK.


  • JK
  •  

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Daftar Prestasi Defia Rosmaniar Peraih Emas Pertama Indonesia

    Defia Rosmaniar punya sederet prestasi internasional sebelum meraih medali emas Asian Games 2018.